Soal Tuntutan Mati Ustaz Cabul Herry Wirawan, Komnas HAM: Kami Selalu Menolak!

Kamis, 13 Januari 2022 – 22:30 WIB

Kantor Komnas HAM (Foto:Istimewa)

Kantor Komnas HAM (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia tidak sependapat dengan keputusan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang menuntut Herry Wirawan pelaku pemerkosaan terhadap 13 santriwatinya dengan hukuman mati dan kebiri kimia.

Komisioner Pemantauan/Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Mohammad Choirul Anam menjelaskan alasan Komnas HAM menolak hukuman mati dan kebiri kimia terhadap terdakwa Herry Wirawan, pelaku pemerkosa 13 santriwati.

"Untuk setiap ancaman hukuman mati, Komnas HAM selalu bersikap menolak," kata Choirul Anam, Kamis 13 Januari 2022.

Terkait penanganan kasus tersebut, Komnas HAM mendukung hukuman berat terhadap pelaku. Namun demikian, tidak dalam bentuk hukuman mati.

Begitu juga dengan hukuman kebiri kimia, pihaknya juga menolak.

"Ini (kebiri kimia) tidak sesuai dengan prinsip HAM dan semangat perubahan hukum di kita," kata Choirul Anam.

Pihaknya pun berharap adanya perubahan kebijakan hukum. "Kami berharap ada perubahan kebijakan," kata Choirul.

Sebelumnya Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menuntut Herry Wirawan untuk dihukum mati dan hukuman kebiri kimia serta hukuman untuk membayar denda dan membayar restitusi untuk korban.

Jaksa pun menuntut agar seluruh aset dan kekayaan Herry disita dan dilelang untuk membiayai kebutuhan hidup para korban beserta bayi yang telah dilahirkan.