Kombes Riko Sunarko Bantah Terima Suap Rp 75 Juta, Begini Katanya

Jumat, 14 Januari 2022 – 14:03 WIB

Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko (Foto: Istimewa)

Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko membantah pihaknya telah menerima uang Rp 75 juta dari istri bandar narkoba. Ia pun mengklaim bahwa dirinya tak pernah mendapatkan laporan kasus tersebut.

"Dari kasus itu ditangani Satnarkoba, tidak pernah dilaporkan ke saya. Gimana saya mau bagi-bagi uangnya. Kasusnya saja enggak dilaporkan ke saya. Di situ kan dijelaskan saya perintahkan bagi-bagi," kata Riko kepada wartawan, Jumat 14 Januari 2022.

Ia juga membantah telah menggunakan uang tersebut untuk membeli sepeda motor dan diberikan kepada seorang Babinsa TNI, karena motor tersebut dibeli menggunakan uang pribadinya.

"Kalau soal motor saya pesan sendiri dan bayar lunas. Dan harganya bukan Rp 75 juta, Rp 10 juta lebih aja itu motor bebek," ujar Riko. "Yang bersangkutan kan menjelaskan di sidang, yang dia ceritakan mendengar dari orang, dia tidak mengalami itu."

Sebelumnya Propam Mabes Polri turun tangan menindaklanjuti soal dugaan pejabat kepolisian di Polrestabes Medan menerima uang suap sebesar Rp 300 juta dari istri bandar narkoba.

"Saya tidak ingin mengomentari materi persidangan. Saya sudah perintahkan Karo Paminal Propam Polri untuk cek ke Kabid Propam Polda Sumut," ujar Kepala Divisi (Kadiv) Propam Polri Irjen Ferdy Sambo bakal pada Jumat 14 Januari 2022.

Ferdy menyebut bahwa pihaknya tidak akan pandang buku dan akan menindak tegas setiap anggota polisi, bahkan pejabat kepolisian yang terbukti melanggar hukum. "Kalau benar ada nama-nama yang muncul (menerima suap) pasti kita akan tindak tegas!" lanjutnya.

Sebelumnya dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, terungkap pejabat kepolisian di Polrestabes Medan menerima uang suap sebesar Rp 300 juta dari istri seorang bandar narkoba.

Uang suap tersebut diduga dibagi-bagikan ke Kasat Narkoba Polrestabes Medan sebesar Rp 150 juta, hingga Kanit Narkoba Polrestabes Medan Rp 40 juta. Nama Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko pun turut terseret dalam persidangan.

Kombes Riko diduga menggunakan sisa uang suap Rp 75 juta untuk membeli hadiah berupa motor yang diberikan kepada seorang Babinsa TNI.