Kali Ini di Balikpapan, Ulama di Pasantren Lakukan Pencabulan Terhadap 13 Santriwati

Selasa, 18 Januari 2022 – 20:15 WIB

Ilustrasi Pencabulan (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Pencabulan (Foto:Istimewa)

BALIKPAPAN, REQNews - Polisi menetapkan oknum ulama pesantren di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), berinisial M sebagai tersangka pencabulan terhadap santriwati.

"Modusnya korban di ajak jalan keluar ponpes, sampai di luar korban diiming-iming uang sebesar 20 ribu hingga 50 ribu rupiah, lalu dia (pelaku) pegang-pegang," ujar Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo, Selasa 18 Januari 2022.

Dari 13 santriwati yang berani melapor hanya empat. Korban lain memilih mundur karena takut akan dilaporkan balik.

Kombes Yusuf menerangkan, dalam melakukan aksinya, M diketahui melakukan aksi cabul di beberapa tempat dengan waktu berbeda.

"Nggak sekaligus, jadi satu-satu korban ini dibawa oleh pelaku," jelasnya.

Mengenai jumlah korban, Yusuf mengatakan sampai saat ini kasus pencabulan pihaknya baru menerima laporan 4 orang.

"Iya baru 4 orang yang melapor, kami juga mengimbau kalau ada korban lainnya segera melapor,"ucapnya.

"Saksi sudah banyak yang diperiksa, termasuk saksi korban, " sambung Yusuf.

M saat ini resmi menjadi tersangka seusai gelar perkara penyidik PPA Polda Kaltim pada Jumat 14 Januari 2022. Yusuf mengatakan penyidik mengantongi dua alat bukti tersangka mencabuli sejumlah santriwati.

Kombes Yusuf juga menegaskan posisi M merupakan salah satu oknum ulama di pesantren yang menjadi lokasi pencabulan.

Tersangka dijerat dengan Pasal 289 KUHP tentang Pencabulan. "(Dijerat Pasal) Pencabulan," ungkap Kombes Yusuf.

Sebelumnya, dugaan pencabulan terungkap setelah salah satu korban melaporkan ulah bejat tersangka kepada orang tuanya.