Anto Kolot Dituntut Penjara Seumur Hidup Usai Tebas Kepala Ketua MUI

Kamis, 20 Januari 2022 – 03:00 WIB

Pembunuhan (ilustrasi)

Pembunuhan (ilustrasi)

JAKARTA, REQnews - Supriyanto alias Anto Kolot dituntut penjara seumur hidup dalam kasus pembunuhan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Labuhanbatu Utara, Aminurasyid Aruan.

"Menyatakan terdakwa terbukti dengan sengaja, dan dengan rencana terlebih dahulu mengakibatkan matinya orang lain. Menjatuhkan agar majelis hakim yang memeriksa, dan mengadili perkara terdakwa Supriyanto alias Anto Kolot alias Anto Dogol, dengan hukuman pidana penjara terhadap terdakwa selama seumur hidup," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andri Rico Manurung di PN Rantau Prapat, Rabu 19 Januari 2022.

"Sebagaimana Pasal 340 KUHP dalam dakwaan primer," ujarnya menambahkan.

Seperti diketahui, pembunuhan sadis yang dilakukan Anto Kolot itu terjadi pada Selasa 27 Juli 2021 di Kecamatan Kualuh Selatan, Labuhanbatu Utara, Sumatra Utara.

Perkara ini bermula ketika korban menegur dan menasihati Anto Kolot serta rekannya Iin yang tertangkap mencuri sawit, sehari sebelum pembunuhan.

Keesokan harinya, terdakwa telah menunggu dan merencanakan pembunuhan korban. Ia memantau Aminurasyid di sebuah jalan, sembari membawa parang panjang.

Korban ditebas beberapa kali. Titik paling fatal adalah bagian kepala belakang yang tertebas parang hingga tewas.

Masyarakat sekitar yang melihat kejadian itu sontak berteriak histeris sehingga terdakwa kabur. Petugas kepolisian dari Polsek Kualuh Hulu bersama masyarakat mengevakuasi korban ke rumah sakit, dan dinyatakan telah meninggal dunia. Kemudian, polisi menangkap terdakwa di tempat persembunyiannya.