Mengejutkan! Segini Jumlah ASN yang Dipecat Tjahjo Kumolo Tiap Bulan karena Terlibat Terorisme

Jumat, 21 Januari 2022 – 10:16 WIB

Ilustrasi ASN (Foto:Istimewa)

Ilustrasi ASN (Foto:Istimewa)

BANYUWANGI, REQNews - Fakta mengejutkan diungkap Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo, bahwa Setiap bulan, minimal sepuluh orang Aparatur sipil negara (ASN) dipecat dan dinonaktifkankan karena terlibat terorisme dan radikalisme.

Menurut Tjahjo, pihaknya harus berani dan tegas memberikan sanksi bagi ASN yang terbukti terlibat radikalisme dan terorisme. Sebab, kebijakan ini bagian dari reformasi birokrasi. Tentunya, setelah ada putusan hukum.

Tjahjo mengaku sedih karena tiap bulan harus menandatangani keputusan pemecatan ASN.

"Saya merasa sedih, setiap bulan, bersama BKN pasti menandatangani keputusan nonjob maupun pemecatan para ASN yang terbukti terlibat radikalisme dan terorisme," ujar Tjahjo usai menghadiri peresmian Warung NKRI di Banyuwangi, Kamis 20 Januari 2022 siang.

Ditambahkan Tjahjo, seluruh ASN harus tegak lurus pada pimpinan, termasuk taat dengan UUD, Pancasila, dan janji Korpri. Bagi yang tidak mau ikut dengan aturan, pihaknya mempersilahkan para ASN untuk keluar.

“Kalau tidak mau ikut aturan, taat pada Bupati, Gubernur, ya keluar saja,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi merebaknya radikalisme dan terorisme di kalangan ASN, Tjahjo memerintahkan seluruh Kementerian, Pemprov, dan Pemkab untuk rutin menggelar upacara bendera setiap Senin. Diikuti dengan kegiatan menyanyikan Indonesia Raya, Pancasila dan janji Korpri.

Pihaknya memuji Pemprov DIY yang sudah rutin mengumandangkan lagu Indonesia Raya setiap jam 10.00 pagi dan diikuti seluruh lapisan masyarakat.