Kecelakaan Maut di Balikpapan, Kombes Yusuf Sebut Sopir Truk Langgar Aturan Melintas!

Jumat, 21 Januari 2022 – 12:10 WIB

Kecelakaan beruntun di Balikpapan, Kalimantan Timur (Foto: CCTV)

Kecelakaan beruntun di Balikpapan, Kalimantan Timur (Foto: CCTV)

JAKARTA, REQnews - Kepolisian menduga terjadi pelanggaran aturan dalam kecelakaan maut yang terjadi di simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat 21 Januari 2022.

"Kejadian ini murni pelanggaran yang dilakukan pengemudi truknya. Karena dia ingin cepat sampai di tempat tujuan, dia harusnya memutar. Dia tidak boleh lewat situ," kata Kepala Bidang Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo kepada wartawan pada Jumat 21 Januari 2022.

Ia mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi karena truk diduga mengalami rem blong di jalanan yang menurun. Yusuf mengatakan bahwa kecelakaan tersebut bukan pertama kali terjadi di simpang Muara Rapak.

Untuk itu, Yusuf mengatakan pihak kepolisian dan pemerintah daerah melarang kendaraan berat agar tak melintas di simpang tersebut dalam waktu yang telah ditentukan.

"Itu sudah dibuat aturan memasangi rambu, bahwasannya di jalan tersebut itu ada peraturan Wali Kota Balikpapan juga bahwa jalan tersebut untuk siang hari dilarang dilewati oleh kendaraan berat. Dari jam 06.00 (WITA) sampai jam 21.00 (WITA)," kata dia.

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk berinisial MA di Polresta Balikpapan. Dengan menggandeng pihak terkait, polisi juga menyelidiki legalitas truk tronton tersebut. "Nanti terkait teknis daripada kendaraan tersebut legal atau tidak. Nanti kami akan berkoordinasi juga dengan stakeholder terkait," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Lalu-lintas (Dirlantas) Polda Kaltim, Kombes Sonny Irawan dalam keterangan tertulisnya mengungkap kronologi kecelakaan tersebut. 

Awalnya truk dengan muatan kontener 20 fit berisikan kapur pembersih air dengan berat 20 ton hendak di antar ke Kampung Baru Balikpapan Barat. 

Sonny mengatakan bahwa sesampai di depan Rajawali Foto Km 0,5 supir truk sudah mulai mengurangi persneling dari 4-3.

Namun sesampai di depan Bank Mandiri, rem sudah tidak berfungsi dan truk tersebut meluncur hingga menabrak puluhan kendaraan yang ada di Lampu Merah Muara Rapak.

Akibat dari kecelakaan tersebut, 10 unit sepeda motor, 6 kendaraan roda empat ringsek terlindas truk. Saat ini, para korban pun telah dilarikan ke dua rumah sakit terdekat yaitu RSU Khanujoso dan RSU Beriman.

Sementara ini, Sonny mengungkap 21 orang meninggal dunia, 4 orang luka berat, serta luka ringan belum diketahui jumlahnya yang menjadi korban dalam kecelakaana tersebut.