Kasus Suntik Vaksin Covid-19 Kosong, Ini Imbauan Kemenkes untuk Nakes

Minggu, 23 Januari 2022 – 01:02 WIB

Vaksin Covid-19 (Foto: Istimewa)

Vaksin Covid-19 (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes) maupun vaksinator di seluruh Indonesia agar menjalankan tugasnya dengan profesional dalam memberikan layanan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi merespon terkait dengan adanya dugaan nakes yang menginjeksi suntikan tanpa cairan vaksin Covid-19 atau suntik vaksin kosong kepada seorang murid Sekolah Dasar (SD) Wahidin, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara.

"Kita berharap nakes menjalankan tugasnya sesuai dengan standar dan pedoman yang sudah ditetapkan, dan harus profesional dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat," kata Nadia kepada wartawan pada Sabtu 22 Januari 2022.

Ia mengatakan saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian setempat. Nadia pun mengimbau kepada seluruh nakes agar waspada dan fokus saat memberikan suntikan vaksin Covid-19. "Hal ini agar ditangani di pihak lokal setempat ya selaku atasan langsung," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya beredar video yang menunjukkan seorang siswa SD disuntik dengan vaksin kosong viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat seorang siswa yang sedang disuntik vaksin, namun suntikan yang dipegang oleh vaksinator itu terlihat kosong.

Narasi dalam video menyebut suntikan dilakukan di SD Dr Wahidin, Medan Labuhan, Medan dan menyebut bahwa semua anak disuntik dengan vaksin kosong. "Mohon dilaporkan dan diviralkan, orang yang sama, dan semua anak disuntik kosong oleh manusia ini. Jahat sekali," narasi video tersebut.

Selanjutnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Medan ikut turun tangan. Sekretaris IDI Medan Ery Suhaimi mengatakan pihaknya masih melakukan investigasi terkait masalah itu. Kemudian jika terbukti bersalah, IDI akan menjatuhkan sanksi kepada oknum tenaga medis tersebut.