Begini Hasil Investigasi Siswa Sukabumi Diduga Tewas karena Vaksin, Ngeri!

Minggu, 23 Januari 2022 – 16:31 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Seorang siswa berinisial MDA (11) yang bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) meninggal dunia sepekan setelah menerima suntikan vaksin Covid-19.

Siswa yang tinggal di Desa Citamiang, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi itu mengikuti vaksinasi pada Sabtu 15 Januari 2022 lalu. Ia sempat demam pada sore harinya, lalu bersekolah di hari Senin 17 Januari.

Karena kondisi kesehatannya menurun, MDA dibawa ke rumah sakit. Ia meninggal dunia pada Jumat 21 Januari. Banyak pihak menduga, siswa itu tutup usia karena efek vaksin.

Namun, tim khusus dipimpin Komidi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) bersama pakar lainnya melakukan investigasi penyebab tewasnya MDA.

Hasilnya, MDA meninggal dunia karena syok septik akibat sepsis yang dideritanya dari penyakit diare. Kondisi ini mengakibatkan kuman tersebar dan merusak organ serta sistem yang ada dalam tubuh.

"Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan, didapati kesimpulan bahwa penyebab kematian anak adalah syok septik akibat sepsis yang diderita anak," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Sukabumi Rika Mutiara, Minggu 23 Januari.

 

Ia menyatakan, meninggalnya MDA membuat banyak informasi yang mengemuka. Maka dari itu, masyarakat diimbau tetap bisa jernih memilah informasi sehingga tidak terjebak hoaks.

"Syok septik yang diderita almarhum bukan karena imunisasi tetapi koinsiden. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu atau kabar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujarnya.