LBH Minta Kasus Wanita Bawa Anjing ke Masjid Disetop

Kamis, 11 Juli 2019 – 20:00 WIB

(screenshoot)

(screenshoot)

JAKARTA, REQnews - Polisi diminta menghentikan penyidikan dan penahanan terhadap seorang wanita pembawa anjing ke masjid berinisial PM yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Permintaan itu datang dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, yang menyebut wanita itu mengalami masalah kejiwaan jenis skizofrenia, sehingga polisi tidak dapat menahannya.

Direktur LBH Jakarta, Arif Maulana dalam keterangan resminya, Kamis 11 Juli 2019 berkata, polisi harus segera melepaskan SM, dengan pertimbangan ketidakcakapan hukum karena masalah kesehatan SM sebagai disabilitas mental. SM disebut berhak mendapat keadilan dan perlindungan hukum.

Menurut Arif, polisi tak punya cukup bukti yang kuat dan memenuhi unsur jika SM harus dijerat dengan pasal penodaan agama. Di sisi lain, penahanan SM, lanjut Arif, justru berpotensi menimbulkan pelanggaran terhadap jaminan perlindungan atas kesehatan.

LBH berharap masyarakat juga dapat mengerti dan tak terpancing provokasi atas kasus tersebut, dan paham bahwa kondisi SM tengah mengidap masalah mental jenis skizofrenia.

"Semoga masyarakat mengeri, memahami, bijaksana serta terbuka atas masalah kesehatan mental yang dialami seperti SM," ujar Arif.

Sebelumnya, viral video yang menunjukkan SM (52) masuk ke Masjid al-Munawaroh di Sentul sembari marah-marah dan membawa anjing. SM mempertanyakan suaminya yang ia duga menikah di masjid tersebut. 

Polres Bogor sudah menetapkan SM sebagai tersangka penista agama. Hal tersebut dilatarbelakangi viralnya video SM yang beredar.