IFBC Banner

Anak Durhaka! Pria di NTT Perkosa dan Aniaya Ibu Kandung hingga Patah Tulang

Selasa, 25 Januari 2022 – 11:33 WIB

Ilustrasi penganiayaan (Foto:Istimewa)

Ilustrasi penganiayaan (Foto:Istimewa)

MANGGARAI TIMUR, REQNews - Benediktus Jagur terduga pelaku pemerkosa dan penganiaya terhadap ibu kandung ditangkap polisi. Aksi sadis yang dilakukan Benediktus terjadi di dalam rumah korban di Dusun Kawang Desa Mokel Morit Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin 24 Januari 2022 pagi.

Korban Paulina Mina yang sudah berusia 61 tahun dilarikan ke Puskesmas Mukun karena mengalami luka parah di bagian dagu, mata dan patah tulang rusuk.

Damianus Samur (63) suami korban, kepada polisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuturkan, kejadian itu terjadi di ruang tamu rumahnya sekira pukul 04.30 WITA.

Aksi biadap diketahui setelah Damianus terjaga karena mendengar suara teriak istrinya dari ruang tamu.

“Begitu saya keluar saya melihat istri saya sudah telanjang dan ditindih anak saya,” tutur Damianus.

Damianus lalu spontan teriak memanggil tetangga dan saat itulah pelaku melepaskan diri, tapi wajah istrinya sudah berdarah dan babak belur.

"Dia (pelaku) juga mau menyerang saya untung saya lari keluar rumah dan saat itulah tetangga datang," ujarnya.

Usai mengumpulkan barang bukti dan keterangan, polisi kemudian membawa pelaku ke Kantor Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Timur (Matim) di Borong.

Dengan menggunakan Bahasa Mukun, pelaku memang mengakui perbuatanya. Menurutnya, niat menyetubuhi ibunya muncul begitu dia terbangun dari tidurnya.

“Begitu bangun saya langsung ke kamar tidur orang tua dan menarik ibu saya ke ruang tamu sementara bapak saya masih tidur pulas. Setelah itu muncul niat memperkosa ibu saya,” ujarnya, kepada wartawan Senin 24 Januari 2022 sore.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal Polres Manggarai Timur, Iptu Agustian Sura Pratama menolak menerangkan tindakan asusila yang dilakukan tersangka kepada ibu kandungnya.

“Untuk penganiayaan itu benar, korban mendapat 14 jahitan di bagian wajah dan mengalami patah tulang rusuk,” katanya.

“Kalau untuk pemerkosaannya kita belum dapat detailnya karena pelaku dan saksi belum dimintai keterangan. Walaupun di TKP kita mendapat informasi bahwa saat ayahnya mengecek ke ruang tengah korban sudah ditelanjangi oleh pelaku. Informasi ini perlu didalami lagi dan korban perlu divisum,” tambahnya.