IFBC Banner

Usai Edy Mulyadi Ditahan, Kuasa Hukum Bakal Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 01 Februari 2022 – 13:32 WIB

Wartawan senior Edy Mulyadi (Foto: Istimewa)

Wartawan senior Edy Mulyadi (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kuasa Hukum Edy Mulyadi, Damai Hari Lubis bakal mengajukan penangguhan penahanan, usai kliennya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Bareskrim Polri terkait ujaran kebencian.

"Atas dasar pertimbangan hukum presumption of innocent kami tim advokasi selaku pengacara dan pembela akan mengajukan penangguhan penahanan sesuai persyaratan sistem hukum yang berlaku/KUHAP," kata Damai dalam keterangannya pada Selasa 1 Februari 2022.

Ia pun menyayangkan terkait penahanan Edy, karena menurutnya pernyataan Edy yang menyebut Pulau Kalimantan 'tempat jin buang anak' merupakan satire yang disampaikan tidak dengan kalimat yang kotor atau kasar.

"Kami kuasa hukum tim advokasi EM sangat menyayangkan penahanan EM oleh karena pelanggaran yang dituduhkan selain debatable oleh sebab objek perkaranya terkait ruang seni atau bahasa ungkapan atau satire, atau merupakan bahasa sindiran pada sebuah daerah sesuai adat dan budaya tidak diungkap dengan ungkapan kalimat kotor atau kasar. Tahapan hukumnya pun masih bersifat praduga tak bersalah," kata dia.

Menurutnya, tahapan hukum yang dijalani kliennya seharusnya bersifat praduga tak bersalah, dan menganggap penahanan Edy sebagai satu hal yang prematur. "Selayaknya pihak penyidik tidak terburu-buru melakukan penahanan yang prematur," kata Damai.

Perlu diketahui, sebelumnya Edy ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian SARA, terkait dengan pernyataannya yang menyebut Kalimantan sebagai 'tempat jin buang anak.'

"Untuk kepentingan perkara dimaksud, terhadap tersangka EM, penyidik melakukan penangkapan dan penahan," ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Senin 31 Januari 2022.

Penahanan tersebut dilakukan karena polisi khawatir jika Edy akan menghilangkan alat bukti hingga melarikan diri, karena ancaman pidananya di atas 5 tahun. "Penahanan dilakukan mulai hari ini sampai 20 hari ke depan," kata Ahmad.