Puluhan Bonek Bawa Senjata Diamankan Polres Yogyakarta

Jumat, 12 Juli 2019 – 21:30 WIB

Ilustrasi Bonek (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Bonek (Foto:Istimewa)

YOGYAKARTA, REQNews – Polresta Yogyakarta merazia puluhan Bonek yang terbukti membawa senjata tajam jelang laga PSS Sleman dan Persebaya Surabaya pada Sabtu 13 Juli 2019 besok.

“Kita dapat informasi masyarakat yang resah melihat mereka (Bonek). Mereka sudah tiga hari berada di Kota Yogyakarta,” kata Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini, Jumat 12 Juli 2019.

Armaini memastikan suporter yang diamankannya adalah Bonek, kelompok pendukung Persebaya Surabaya. Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya melakukan razia di beberapa titik salah satunya di Jalan Mangkubumi Yogyakarta.

“Pasti Bonek, yang pertama mereka nggak punya uang, adapun yang punya uang hanya berapa orang, tapi tetap nggak cukup untuk bertahap hidup di Kota Yogyakarta. Karena mereka hanya bawa Rp 9 ribu, Rp 13 ribu, apa cukup uang segitu,” ungkap Armaini.

Lebih lanjut Armaini mengatakan, sebelum Jumatan pihaknya melakukan razia di beberapa titik. Hasil pemeriksaan terhadap Bonek, mereka tidurnya di bawah jembatan, tidak membawa uang, hanya ngamen dengan gitar kecil. Sehingga keberadaannya meresahkan masyarakat.

Puluhan Bonek yang terjaring razia, lanjut Armaini, langsung dibawa ke Mapolresta Yogyakarta untuk diinterogasi. Setelah digeledah petugas, sebagian dari mereka terbukti membawa senjata tajam yang tersimpan di tasnya.

“Ternyata setelah kita periksa tas mereka itu ada yang kita temukan pisau, cutter, terus ada yang kita temukan yang punya (kepala) ikat pinggangnya dari besi yang bisa digunakan untuk melukai orang. Baju-baju Bonek juga ada tulisan provokatif,” kata Armaini.

Setelah diintrogasi, puluhan Bonek tersebut akan dibina kemudian diantar sampai ke perbatasan agar keberadaannya tak meresahkan warga.

Sekarang ini pihak kepolisian masih mendata, kebanyakan dari merek tidak membawa KTP, hanya bawa baju di badan dan nggak bawa baju ganti.

Armaini belum bisa memastikan kapan puluhan Bonek tersebut dipulangkan ke wilayah perbatasan. Hanya saja Armaini menegaskan pihaknya tidak akan mumulangkan mereka ke Kota Surabaya, melainkan hanya sampai wilayah perbatasan saja.

“Kalau tidak terbukti (melakukan tindak pidana) ya sudah kita lakukan pembinaan, pengarahan, terus nanti kita pulangkan sampai ke perbatasan. Biar mereka pulang sendiri. Karena nggak mungkin kita antar ke Surabaya,” pungkas Armaini.