Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Tidak Bayar Pajak Kendaraan Dua Tahun Polisi Anggap Kendaraan Ilegal

Sabtu, 13 Juli 2019 – 12:30 WIB

Ilustrasi pengendara mobil (foto:istimewa)

Ilustrasi pengendara mobil (foto:istimewa)

JAKARTA, REQNews - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan kebijakan baru soal regulasi penghapusan data kendaraan,  bila surat tanda nomor kendaraan (STNK) mati dalam waktu dua tahun berturut-turut maka kendaraan dianggap ilegal. Aturan tersebut akan dimulai tahun ini secara nasional dan berlaku untuk mobil dan sepeda motor.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri mengatakan, secara aturan sudah jelas dan tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 Pasal 110.

"Karena banyak kendaraan yang sudah rusak atau tidak dapat digunakan. Sekaligus mengingatkan pemilik kendaraan untuk melakukan kewajibannya, seperti membayar pajak, sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas, perpanjang STNK, dan pengesahan STNK," ujar Refdi, Jumat 12 Juli 2019.

Lebih lanjut Refdi mengatakan kendaraan bermotor yang menunggak pajak lima tahunan (ganti pelat), kemudian dua tahun berikutnya masih belum membayar kewajibannya (total 7 tahun), maka data surat tanda nomor kendaraan (STNK) akan dihapus, yang berati kendaraan berstatus bodong dan ilegal berkendara di jalan selama-lanya.