Sudah Jatuh Tempo, Lapindo Masih Belum Lunasi Utang

Sabtu, 13 Juli 2019 – 16:00 WIB

Lumpur Lapindo di Sidoarjo (ist)

Lumpur Lapindo di Sidoarjo (ist)

JAKARTA, REQnews - Pemerintah melaporkan bahwa sampai saat PT Minarak Lapindo Jaya yang merupakan anak usaha dari Lapindo Brantas inc masih belum melunasi utang dana talangan ganti rugi warga yang terdampak lumpur di Sidoarjo.

Padahal, batas waktu pembayaran utang itu, menurut Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata, sudah habis alias jatuh tempo pada 10 Juli 2019 lalu.

“Sudah jatuh tempo 10 Juli 2019 lalu, tapi belum ada pembayaran baru,” ujar Isa di Jakarta, Jumat 12 Juli 2019.

Isa membeberkan, bahwa utang yang harus dibayarkan Lapindo adalah sebesar Rp 773,382 miliar. Namun, sampai waktu jatuh tempo, Lapindo baru membayar hanya Rp 5 miliar saja pada Desember 2018 lalu.

Pelunasan utang yang harus dibayarkan tertuang dalam perjanjian pinjaman dana antisipasi untuk pembelian tanah dan bangunan warga korban luapan lumpur Sidoarjo, pemerintah telah memberikan dana talangan sebagai bentuk ganti rugi.

Dalam perjanjian itu, kata Isa, disepakati pengembalian maksimal dalam empat tahun terhitung penandatangan perjanjian sejak Juli 2015.