IFBC Banner

Kajagung Periksa Chairal Tanjung Terkait Korupsi Garuda

Senin, 14 Februari 2022 – 21:32 WIB

 Chairal Tanjung (Foto:garuda-indonesia.com)

Chairal Tanjung (Foto:garuda-indonesia.com)

JAKARTA, REQNews - Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung memeriksa Chairal Tanjung (CT) sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi sewa menyewa pesawat pada PT Garuda Indonesia tahun 2011-2021, Senin 14 Februari 2022.

“CT selaku Komisaris PT Garuda Indonesia (persero) diperiksa terkait mekanisme pengadaan pesawat udara,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam keterangan tertulisnya.

Selain Chairal Tanjung, penyidik juga memeriksa empat saksi lainnya, yakni Sigit Muhartono selaku Direktur Kargo PT Garuda Indonesia tahun 2017, I Wayan Susena selaku Direktur Teknik tahun 2017.

Kemudian, Linggasari Suharso selaku Direktur SDM dan Umum tahun 2017 dan Capten Triyanto Moeharsono selaku VP Operation Planning and Control tahun 2009.

Keempat saksi tersebut diperiksa sama seperti Chairal, terkait mekanisme pengadaan pesawat udara.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar, ia lihat dan ia alami guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi,” kata Leonard.

Kejaksaan Agung telah menaikkan status kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, ke tahap penyidikan umum pada Rabu 19 Januari 2022 lalu.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyampaikan bahwa penyidikan akan berkembang, tidak hanya tentang ATR 72-600, tetapi juga terkait pengadaan Bombardier, Airbus, Boeing, dan Rolls Royce.

Chairal Tanjung adalah adik dari pemilik CT Corp Chairul Tanjung (CT). Pria kelahiran Jakarta tahun 1966 ini memulai karir pada tahun 1987 sebagai auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BKPK).

Selanjutnya, pada tahun 1992, dia bergabung di CT Corp sebagai finance manager. Chairal juga aktif sebagai manajemen di sejumlah perusahaan yang bernaung di bawah CT Corp. Antara lain PT Asuransi Umum Mega, PT Asuransi Jiwa Megalife, PT Mega Central Finance, PT Mega Auto Finance dan PT Trans Studio.

Chairal sendiri adalah lulusan Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN) tahun 1987. Selain itu, dia juga merupakan lulusan Sarjana Ekonomi pada tahun 1997 dari Universitas Indonesia (UI) dan menyelesaikan pascasarjana pada tahun 2006, juga dari UI.

Sekadar informasi, per April 2014, pengusaha Chairul Tanjung resmi memiliki 10,28 persen saham Garuda sekira 2,47 miliar atau setara dengan Rp1,53 triliun. CT membeli saham Garuda senilai Rp620 per lembar. CT menyisihkan Rahmat Gobel, Sandiaga Uno, dan Aburizal Bakrie.