Korban Mutilasi Sebelum Dibunuh Bercinta dengan Pelaku

Minggu, 14 Juli 2019 – 12:30 WIB

Ilustrasi korban pembunuhan (foto:istimewa)

Ilustrasi korban pembunuhan (foto:istimewa)

BANYUMAS, REQNews - Polres Banyumas, Sabtu 13 Juli 2019 melakukan rekonstruksi mayat wanita yang dimutilasi dan dibakar. Korban seorang wanita berinisial KW (51) sementara tersangka merupakan teman kencan korban yang diketahui bernama Deni Prianto, dia melakukan pembunuhan terhadap korban di Kota Bandung dan membuangnya di beberapa tempat.


Tersangka mengontrak kamar kecil berukuran 3x3 di Jalan Rancamekar, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.Di kamar itulah pelaku memukul kepala KW yang sedang lengah dengan sebuah palu hingga tak sadarkan diri. Setelah itu tersangka menyeret korban ke kamar mandi dan memutilasi korban di kamar mandi.

Sebelumnya pelaku mengambil uang Rp 300 ribu dari dompet korban untuk membeli perlengkapan, seperti golok dan beberapa plastik.

Tubuh yang dimutilasi menjadi tiga bagian itu kemudian dibawanya ke wilayah Banyumas menggunakan mobil milik korban. Saat berada di Jalan Raya Klampok-Sempor Deni memutuskan membuang beberapa bagian tubuh KW.

Kanit III Reskrim Polres Banyumas Ipda Rizky Adhiyanzah menyatakan aksinya itu dilakukan seorang diri. Deni pergi pada Minggu 7 Juli 2019 dari Kota Bandung menuju Banyumas.

"Pelaku membunuh setelah berhubungan badan, menggunakan sebuah palu yang sudah ada di rumah terduga pelaku," ujar Rizky.

Lebih jauh Rizky mengatakan, dari rekonstruksi ini didapatkan kesimpulan bahwa korban meninggal karena pukulan dari palu, ketika sudah meninggal baru dimutilasi oleh si pelaku.

Ia menyatakan, potongan tubuh korban ditemukan di sejumlah tempat. Yang pertama di desa Watuwatu kecamatan Tambaka, kabupaten banyumas; lalu, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen.

"Semua (tubuh korban) dibakar," ucapnya.

Deni dan KW pertama kali saling mengenal melalui media sosial. Meski keduanya sudah menikah. Saat menjalani hubungan asmara, Deni kerap memanfaatkan KW yang bekerja di kantor kementerian Agaram Kota Bandung untuk meminjam uang. Saat korban menagih uang dan meminta dinikahi, Deni kebingungan dan akhirnya memutuskan untuk melakukan pembunuhan.