IFBC Banner

Seorang Pria Dibekuk Polisi Usai Nekat Bobol Kios dan Curi Ratusan Bungkus Rokok di Tarakan

Kamis, 24 Februari 2022 – 12:32 WIB

Ilustrasi penangkapan (Foto: Istimewa)

Ilustrasi penangkapan (Foto: Istimewa)

TARAKAN, REQnews - Unit Reskrim Polsek Kawasan Sektor Pelabuhan (KSKP) menangkap seorang pelaku pencurian dengan inisial pelaku ST di Tarakan, Kalimantan Utara. Pelaku ditangkap di Selumit Pantai ketika hendak membeli sesuatu pada 21 Februari 2022 pukul 20.00 WITA.

Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia mengatakan bahwa penangkapan tersebut berawal dari adanya laporan dari korban bahwa kiosnya di Jalan Yos Sudarso RT. 23 Kelurahan Selumit Pantai telah dibobol oleh orang tidak dikenal.

“Setelah menerima laporan unit Reskrim KSKP Polres Tarakan melakukan penyelidikan dan pengembangan,” kata AKBP Taufik Nurmandia, melalui Kapolsek KSKP IPDA Alfian dikutip pada Kamis 24 Februari 2022.

Ia menyebut bahwa aksi tersebut dilakukan sekitar pukul 03.10 WITA, dengan membongkar pintu kios menggunakan sepotong besi hingga dua gembok berhasil dibukanya. Setelah itu, pelaku kemudian memasuki kios untuk mengambil puluhan bungkus rokok serta satu buah Vape merk Hexohm beserta RDA.

“Selain barang itu pelaku mengambil juga uang sejumlah Rp 1,3 juta di laci meja jualan korban. Setelah diinterogasi pelaku mengaku karena faktor ekonomi, karena dia juga tidak bekerja jadinya hasil pencurian untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Alfian.

Namun, seluruh barang curian tersebut telah dijual, dan mendapatkan uang Rp 4 juta. Pelaku menjual barang-barang curiannya ke salah seorang yang juga memiliki usaha toko di Jalan Yos Sudarso.

Ketika menjualnya, ST mengaku barang-barang tersebut sisa dari pelabuhan tempatnya bekerja. “ST ngakunya barang bukti ini merupakan sisa dari pelabuhan tempat ia bekerja makanya pembeli mau, mungkin pikiran pembeli bahwa benar dia kerja di pelabuhan,” kata dia.

Sementara salah satu barang lainnya, yaitu vape dijual terpisah. “Kalau vapenya dijual terpisah sama orang lain lagi dengan harga Rp 200 ribu,” ujarnya.

Alfian mengatakan bahwa pelaku merupakan seorang residivis yang sempat ditahan kepolisian. “ST ini juga merupakan residivis yang sempat ditahan di Polres selama lima bulan karena kasus yang sama,” katanya.

Karena perbuatannya itu, Alfian mengatakan bahwa pelaku ST disangkakan Pasal 363 Ayat (3) ke-5 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Adapun barang bukti yang dijual oleh ST, di antaranya:

1. Satu buah Vape merk Hexohm beserta RDA
2. 40 bungkus rokok Marlboro
3. 40 bungkus rokok Sampoerna
4. 20 bungkus rokok Magnum
5. 34 bungkus rokok L.A
6. 20 bungkus rokok Club 13x
7. 10 bungkus rokok Marcopolo