IFBC Banner

Kasus Pengeroyokan Haris Pertama, Polisi Periksa Kader Partai Golkar Azis Samual

Senin, 28 Februari 2022 – 16:32 WIB

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama dikeroyok sejumlah orang tak dikenal (Foto: Istimewa)

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama dikeroyok sejumlah orang tak dikenal (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Polda Metro Jaya memanggil kader Partai Golkar Azis Samual sebagai saksi dalam kasus penganiayaan yang dialami Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama.

Kini, pihak kepolisian telah menangkap 4 tersangka. Namun, Haris mendesak agar polisi dapat menangkap dalang yang memerintahkan pengeroyokan terhadapnya.

Belakangan ini beredar surat pemanggilan terhadap Azis Samual oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Selasa 1 Maret 2022. Yang tertuang dengan nomor S.pgt/739/II/2022/Ditreskrimum, tertanggal 25 Februari 2022.

"Untuk datang ke unit II Subdit Umum/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Selasa 1 Maret 2022 pukul 10.00 WIB,” tulis surat panggilan yang ditandatangani oleh Ajun Kombes Awaludin Amin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan pun membenarkan terkait adanya surat pemanggilan tersebut. "Benar (ada pemanggilan)," kata Zulpan kepada wartawan pada Senin 28 Februari 2022.

Ia menyebut bahwa pemanggilan Azis Samual sebagai saksi dalam kasus tersebut. "Sebagai saksi," ujar Zulpan.

Diketahui, sebelumnya Haris Pertama dikeroyok sejumlah orang tak dikenal di Restoran Garuda, Cikini, Jakarta Pusat, Senin 21 Februari 2022, sekitar pukul 14.00 WIB.

Pihak kepolisian mengungkap terdapat 5 pelaku pengeroyokan, seorang pelaku berinisial SS diketahui sebagai orang yang memerintah 4 pelaku lainnya untuk melakukan pengeroyokan.

Empat orang tersebut adalah Jauhar Tehuayo, Mirotam Samual alias Bram, dan SS, sementara pelaku lain bernama Irfan menyerahkan diri.

Mereka sebagai eksekutor dijerat dengan Pasal 170 ayat 2 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. Sedangkan SS, hanya dijerat dengan Pasal 55 KUHP.