IFBC Banner

Ditembak Mati Densus 88, Keluarga Terduga Teroris SU Tak Percaya dan Akan Lakukan Ini

Jumat, 11 Maret 2022 – 09:56 WIB

Ilustrasi Mayat (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Mayat (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kematian terduga teroris SU yang ditembak mati Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri mengejutkan pihak keluarga. Pihak keluarga rencana nya akan melakukan upaya hukum karena tidak meyakini bahwa SU terlibat dalam jaringan terorisme.

IFBC Banner


Pria yang berprofesi sebagai dokter itu ditembak Densus 88 pada pada Rabu 9 Maret 2022 sekira pukul 21.15 WIB. SU terpaksa ditembak mati Densus 88 lantaran berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.

"Proses hukum sudah ada yang mendekati kami, cuma belum kami sampaikan kepada pihak keluarga. Dan tidak etis kalau saat ini langsung berbicara hukum," kata perwakilan keluarga, Endro Sudarno, Kamis 10 Maret 2022.

"Sekali lagi pesan dari keluarga, keluarga sedikit pun tidak meyakini kalau SU itu terlibat kasus terorisme," katanya lagi.

SU kata Endro dikenal sebagai sosok dokter yang dermawan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Dia dokter yang sering ikut kegiatan sosial, bakti sosial, pengobatan gratis, tanggap bencana. Dan selama ini warga yang kami ketahui juga dia dokter yang sifatnya sosial," ujarnya.

Endro menceritakan, sosok terduga teroris merupakan dokter yang dermawan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Yang jelas kita menyayangkan sikap penegakan hukum yang kemudian ada sebuah kekerasan, apalagi tembak mati. Mestinya ada upaya paksa, atau upaya hukum yang sifatnya melumpuhkan. Bukan mematikan," kata Endro.

Rencana nya pemakaman terduga teroris SU yang tewas akan dilaksanakan pada pukul 19.00 WIB, Kamis 10 Maret 2022.