IFBC Banner

Usai Tabrakan Maut Tulungagung, PO Bus Harapan Jaya Digugat KAI Rp 443 Juta

Jumat, 11 Maret 2022 – 15:30 WIB

Ilustrasi kereta (Foto: Istimewa)

Ilustrasi kereta (Foto: Istimewa)

 

IFBC Banner


JAKARTA, REQnews - Pasca tragedi kecelakaan maut yang terjadi di perlintasan sebidang di Tulungagung, Perusahaan Otobus (PO) Harapan Jaya digugat PT KAI sebesar Rp 443 juta. Akibat kecelakaan tersebut, lokomotif dan sejumlah gerbong kereta api Rapih Dhoho mengalami kerusakan parah. 

 

PT KAI juga telah menyampaikan hal tersebut pada pihak PO Harapan Jaya.

"Sudah kami sampaikan jumlah ganti rugi kepada PO Bus Harapan Jaya yang diwakili oleh pengawas operasionalnya di Mapolres Tulungagung," kata Manajer Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko, Kamis 10 Maret 2022.

PT KAI mengupayakan permintaan ganti rugi dilakukan dengan dua jalur yakni jalur kekeluargaan dan ranah hukum.

"Kami menempuh jalur kekeluargaan atau dengan ranah hukum perdata. Dua langkah itu tujuannya untuk permintaan ganti rugi," ucapnya.

 

Gugatan ganti rugi sebesar Rp 443 juta tersebut ditujukan agar PO bus mengganti biaya kerusakan yang dialami, sekaligus memberikan efek jera.

"Agar PO mengganti kerugian yang kami alami akibat kecelakaan tersebut. Selain itu untuk memberikan efek jera," kata Ixfan. 

Adapun rincian kerugian terdiri dari kerusakan sarana milik PT KAI dalam bentuk material dan inmaterial.

Pertama, kerusakan lokomotif dan gerbong sebesar Rp 442.557.972. Lokomotif yang rusak tersebut sementara diperbaiki di Balaiyasa Yogyakarta.

Kedua, pengembalian bea dan service recovery Rp 1.401.500.

Ketiga, keterlambatan kereta api dengan total keterlambatan 412 menit. Rinciannya KA 102 c (Singasari) 145 menit dan KA 351 (Dhoho) 267 menit.

Diberitakan sebelumnya, lima orang tewas dalam kecelakaan maut bus tertemper KA Dhoho di perlintasan sebidang Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu 27 Februari 2022. 

Bus Harapan Jaya itu membawa rombongan yang hendak berwisata ke Kota Batu. Lima orang tewas dalam peristiwa itu dan 14 orang mengalami luka-luka. Sopir bus pun telah ditetapkan sebagai tersangka.