IFBC Banner

Dokter SU Ditembak Densus 88 Ternyata Gunakan Tongkat, karena Sakit Tidak Bisa Berjalan Normal

Jumat, 11 Maret 2022 – 20:37 WIB

Dokter Sunardi (Foto:Istimewa)

Dokter Sunardi (Foto:Istimewa)

SUKOHARJO, REQNews - Seorang terduga teroris bernama Sunardi (SU) berusia 54 tahun berprofesi sebagai dokter yang ditembak Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri karena dianggap memgancam jiwa ternyata dalam kesehariannya menggunakan tongkat.

IFBC Banner


Pria lulusan Fakultas Kedokteran UNS ini disebutkan harus memakai tongkat karena sudah tidak bisa berjalan secara normal.

“Dokter Sunardi itu orang baik. Beliau selalu salat berjamaah bareng yang lain,” kata Abdullah, tetangga dr Sunardi, dilansir Panjimas.

Sunardi, disebutkan Abdullah kalau datang ke masjid naik mobil karena kakinya sakit

“Beliau pakai tongkat. Kalau jalan pelan-pelan. Dia selalu menyimpan kursi (untuk salat) di masjid. Untuk salat dia nggak bisa ruku, nggak bisa sujud karena kondisi kesehatannya,” kata Abdullah.

Sementara Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan mengatakan SU melakukan penyerangan terhadap petugas yang sedang menghentikannya dengan menabrakkan mobilnya ke arah petugas.

Mabes Polri menyebut dokter Sunardi yang ditembak mati oleh Densus 88, sudah ditetapkan sebagai tersangka saat disergap di jalan. Petugas di lapangan sudah dibekali surat penetapan target operasi sebagai tersangka tindak pidana terorisme.

“Saya luruskan ya, bahwa SU (dokter Sunardi) itu tersangka tindak pidana terorisme, bukan lagi terduga,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan.