IFBC Banner

MA Sunat Hukuman Edhy Prabowo, KPK: Tak Mencerminkan Keagungan Mahkamah!

Sabtu, 12 Maret 2022 – 11:02 WIB

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (Foto: Istimewa)

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata kecewa terhadap adanya pemangkapasn hukuman mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh Mahkamah Agung (MA).

IFBC Banner


Alexander menilai jika putusan MA tak mencerminkan keagungan mahkamah. “Pertimbangan-pertimbangan yang dibuat majelis hakim MA yang rasa-rasanya, kok, ya tidak mencerminkan keagungan sebuah mahkamah,” kata Alex kepada wartawan di kantornya pada Jumat 11 Maret 2022.

Dirinya pun kemudian mempertanyakan pertimbangan MA dalam mengurangi putusan, dengan menganggap kinerja Edhy Prabowo baik karena mencabut larangan ekspor benur. 

Mantan hakim itu menilai tidak tepat jika MA menilai sebuah kebijakan antara satu menteri dengan menteri sebelumnya, lalu menyatakan kinerja menteri baru itu lebih baik.

Namun, dirinya tetap menghormati putusan tersebut, meskipun menyimpan rasa kekecewaan. “Tapi seburuk apapun putusan hakim itu kita harus hormati dan kita laksanakan,” kata dia.

Ia mengatakan pihaknya tengah mempertimbangkan untuk mengajukan Peninjauan Kembali. Sayangnya, PK tersebut baru bisa diajukan bila Undang-Undang Kejaksaan yang baru sudah disahkan, yaitu terkait jaksa penuntut umum bisa mengajukan PK.

Sebelumnya, MA memangkas hukuman Edhy Prabowo dari 9 tahun menjadi 5 tahun penjara. Majelis hakim kasasi menilai Edhy sudah bekerja dengan baik dan telah memberi harapan yang besar kepada masyarakat khususnya nelayan.