IFBC Banner

Komnas Ham Minta Penjelasan soal Penembakan Dokter Sunardi, Densus 88 Santuy: Kami Punya Bukti!

Senin, 14 Maret 2022 – 10:05 WIB

Ilustrasi Densus 88 (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Densus 88 (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Komnas HAM berencana memanggil Densus 88 terkait penembakan Dokter Sunardi (54). Berkaitan dengan hal tersebut, Densus 88 mengklaim punya bukti yang cukup untuk menangkap Dokter Sunardi, sebelum insiden penembakan terjadi.


"Penyidik tentu sudah memiliki bukti-bukti yang cukup sebelum bertindak," kata Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar saat dimintai konfirmasi, Minggu 13 Maret 2022.

Aswin menyebut Densus 88 bakal memenuhi panggilan Komnas HAM untuk memberi penjelasan.


"Insyaallah kita akan hadir," katanya. 

Seperti diketahui, Dokter Sunardi ditetapkan sebagai tersangka teroris tewas ditembak Densus 88 Antiteror Polri di Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng). Komnas HAM meminta Densus 88 melampirkan sejumlah bukti dokumen terkait penangkapan tersebut.

"Kami juga berharap ketika teman-teman Densus bisa datang ke Komnas HAM itu juga membawa bukti-bukti yang memang menunjang keterangannya sehingga memang kerjanya cepat, kita bisa efektif, yang memotret apa peristiwa dan bagaimana peristiwanya," ujar Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Choirul Anam dalam keterangannya, Minggu 13 Maret 2022. 

Anam menyebut pemanggilan ini rencananya akan dilakukan pada pekan depan. Dia berharap Densus 88 dapat memenuhi panggilan agar kasus penembakan terhadap Dokter Sunardi ini menjadi terang benderang.