Tak Ada Hasil, KPK Anggap TGPF Gagal Ungkap Kasus Novel Baswedan

Rabu, 17 Juli 2019 – 19:30 WIB

Gedung KPK

Gedung KPK

JAKARTA, REQnews - Setelah enam bulan bekerja namun tak banyak menghasilkan perkembangan signifikan, Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) menganggap Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah gagal mengungkap kasus Novel Baswedan.

Rencananya, WP KPK bahkan ingin menggelar konferensi pers menanggapi hasil dari TGPF tersebut yang gagal mengungkap pelaku penyerangan dan penyiraman air keras terhadap Novel.

"Menyikapi rilis tim pencari fakta Polri, Koalisi Masyarakat Sipil, tim Penasihat Hukum Novel dan WP KPK akan melakukan konsolidasi," ujar Ketua WP KPK Yudi Purnomo di Jakarta, Rabu 17 Juli 2019.

Sebelumnya, Jubir TGPF Novel Baswedan, Nur Kholis meminta Kapolri Jendral Tito Karnavian membentuk tim pengejar khusus tiga terduga penyerang Novel Baswedan.

TGPF merekomendasikan pendalaman fakta satu orang tidak dikenal yang datang ke rumah korban pada 5 April 2017 dan dua orang tidak dikenal yang berada dekat rumah korban dan Masjid Al Ihsan pada 10 April 2017 dengan membentuk tim spesifik.

Nur Kholis menyebut, penyerangan Novel Baswedan diduga terkait dengan enam kasus besar yang ditangani KPK.

Kasus tersebut antara lain korupsi e-KTP, kasus mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, kasus Sekjen Mahkamah Agung, kasus suap Bupati Buol, dan kasus Wisma Atlet.