IFBC Banner

Brigjen Ahmad Ungkap Peran 3 Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88, Ternyata..

Kamis, 24 Maret 2022 – 12:25 WIB

Ilustrasi penangkapan (Foto: Istimewa)

Ilustrasi penangkapan (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Densus 88 Antiteror Polri menangkap tiga orang terduga teroris yang menyebarkan propaganda ISIS (Islamic State of Iraq and Suriah) di media sosial (medsos).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa tersangka pertama berinisial MR, sebagai pengelola akun medsos yang diduga terafiliasi dengan ISIS.

Ahmad mengatakan bahwa MR ditangkap pada Selasa 15 Maret 2022 sekitar pukul 08.29 WIB. “Ditangkap di kawasan Palmerah, Jakarta Barat,” kata Ahmad dalam keterangannya pada Kamis 24 Maret 2022.

Polisi menduga bahwa tersangka MR merupakan seorang editor video dan penerjemah kanal Telegram Annajiyah Media Center dan pemilik akun Instagram Cincin Nabi yang mengunggah poster atau video daulah.

Tersangka juga diduga telah menyebarkan propaganda melalui tulisan dan poster di grup WhatsApp Islamic Lesson. Dalam penangkapan tersebut, pihak kepolisian menyita airsoft gun model AK47, Makarov dan M60.

Selanjutnya, tersangka lain berinisial HP juga ditangkap pada Selasa 15 Maret 2022 di Ciputat, Tangerang Selatan. Seperti MR, pelaku HP diduga sebagai editor video di kanal Telegram Annajiyah Media Center dan pemilik akun Instagram info.akhirzaman yang mengunggah poster, serta video tentang Daulah.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga menduga bahwa tersangka HP berperan sebagai editor video tentang wasiat Ali Kalora yang berjudul The Land of Poso. Ali merupakan pimpinan kelompok teror Mujahidin Indonesia Timur dan sudah tewas ditembak pada September 2021.

Tersangka ketiga adalah seorang berinisial RS yang ditangkap di Bogor, pada Selasa 15 Maret 2022. Polisi mengatakan bahwa pelaku RS diduga pernah mengunggah tulisan di laman Facebook Ana Ikhwan pada 16 Februari 2022 lalu.

Unggahan tersebut bertuliskan, “Terkadang kalo liat pasangan suami isteri, mesra2 romantis1 di tempat umum. kenapa ya rasaya pengen pergi aja ke Gedung DPR untuk amaliyah.”

Selain itu pada 21 Juli 2021, RS juga diduga telah mengunggah video kekerasan oleh ISIS dan dukungan kepada ISIS di akun Facebook yang sama.

Ahmad mengatakan bahwa anggota tim media ISIS yang ditangkap oleh pihak kepolisian terhubung langsung dengan ISIS di Timur Tengah.

Ia mengatakan bahwa mereka menerima bahan-bahan dari Bagian Propaganda ISIS, menerjemahkannya ke Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris untuk disebarkan di media sosial di Indonesia.