IFBC Banner

Irjen Napoleon vs Jaksa di Kasus Pemulukan M Kece: Apa Dasar Mendakwa Saya Pasal 170 KUHP?

Kamis, 24 Maret 2022 – 17:45 WIB

Irjen Napoleon Bonaparte

Irjen Napoleon Bonaparte

JAKARTA, REQnews - Eks Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte tak terima dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang telah menjeratnya dengan Pasal 170 KUHP dalam kasus penganiayaan terhadap YouTuber penista agama Islam, Muhammad Kace alias M Kece.

Adapun keberatan ini disampaikan Napoleon saat menghadiri sidang pembacaan surat dakwaan oleh JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis 24 Maret 2022.

Tak terima dengan pasal tersebut, Napoleon menyatakan, jaksa tak punya dasar kuat untuk mendakwanya dengan pasal itu dan ia mengaku tak punya niatan menghabisi nyawa M Kece, apalagi sampai meracuni korban.

"Apa dasar JPU mendakwa saya dengan pasal 170 KUHP, karena kita tahu pasal 170 itu pengeroyokan bersama-sama, dengan tenaga bersama gebukin Muhammad Kace," kata Napoleon.

Adapun saat peristiwa penganiayaan itu terjadi, Napoleon meminta M Kece untuk menutup mata dan mulut sebelum melumuri wajahnya dengan kotoran tinja. Namun menurutnya tak ada rencana atau niatan membunuh, melainkan sekadar tindakan terukur.

"Tadi saudra membacakan, saya melumuri kotoran saya ke wajahnya Kace dengan terlebih dahulu mengatakan: 'tutup mata tutup mulut'. Itu yang disebut dengan tindakan terukur. Karena saya tidak berniat untuk membunuh atau meracuni," ujar Napoleon.

Selain 170 KUHP, Napoleon juga tak terima dengan pasal alternatif yakni Pasal 351 ayat (1) yang didakwakan kepada dirinya.

Napoleon membantah telah melakukan penganiayaan berat kepada M Kece. Ia malah menyarankan agar jaksa mendakwanya hanya dengan Pasal 352 yakni penganiayaan ringan.