Trio Emak-emak Karawang Pelaku 'Black Campaign' Dituntut 8 Bulan Penjara

Kamis, 18 Juli 2019 – 21:30 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Masih ingat trio emak-emak yang melakukan kampanye hitam alias black campaigne di daerah Karawang saat tahapan Pilpres 2019 lalu tengah panas-panasnya? Kini, nasib mereka sungguh tragis.

Trio emak-emak yang kedapatan menghina Presiden Jokowi itu, yakni Citra (44), Engkay (49) dan Ika (45) dituntut 8 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Karawang.

"Atas pertimbangan kemanusian dan selama dalam persidangan mengaku bersalah maka JPU menuntut kepada tiga terdakwa selama 8 bulan penjara," kata JPU Ronald Situmorang, dalam persidangan, Kamis 18 Juli 2019.

Seperti diketahui, ketiganya melakukan kampanye hitam dengan menyebut bila Jokowi-Ma'ruf Amin menang Pilpres 2019, maka pernikahan sejenis bakal legal dan tidak ada suara adzan.

Menurut JPU, perbuatan trio emak-emak itu terbukti secara sah melakukan kesalahan membuat kegaduhan dan meresahkan masyarakat sesuai dengan pasal yang terbukti selama persidangan pasal 14 (2) Undang-undang 1 Tahun 1946.

Pertimbangan JPU menuntut ketiganya 8 bulan penjara karena belum pernah dihukum, memiliki anak dan suami serta mengakui perbuatannya sehingga tidak ada yang memberatkan.

Kemudian JPU menganggap semua unsur pidana dilakukan terdakwa berdasarkan keterangan saksi ahli berjumlah 4 orang dan saksi saksi lain yang dihadirkan berjumlah 12 orang dalam persidangan sebelumnya terbukti telah melanggar pasal 14 (2) U 1 tahun 1946.

UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana para penyebar hoaks dengan ancaman pidananya maksimal 3 tahun penjara.