IFBC Banner

Ferdinand Usai Dituntut 7 Bulan Penjara: Di Rutan Enak Makan Gratis

Selasa, 05 April 2022 – 23:02 WIB

Ferdinand Hutahean

Ferdinand Hutahean

JAKARTA, REQnews - Politikus Ferdinand Hutahean tampaknya tak terlalu terbebani dengan tuntutan 7 bulan penjara yang disampaikan jaksa dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa 5 April 2022.

IFBC Banner


Ferdinand yang terjerat kasus cuitan 'Allahmu lemah' itu mengaku hidupnya saat ini di rutan baik-baik saja, malahan dirasa nikmat.

"Di rutan kita hidup enak, dikasih makan gratis," kata Ferdinand usai sidang.

Ia juga menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan bagi umat Muslim Indonesia.

"Sehat semua selalu ya, jangan makan siang, nanti aja tunggu buka puasa. Terakhir, selamat berpuasa, terima kasih," ujar Ferdinand.

Diberitakan sebelumnya, setelah dituntut 7 bulan penjara, hakim memberi waktu Ferdinand untuk menyiapkan pledoi atau nota pembelaan selama sepekan, untuk dibacakan dalam sidang lanjutan 12 April mendatang.

Ferdinand dinilai hanya terbukti melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana sebagaimana dakwaan pertama primer.

Padahal Ferdinand didakwa melakukan tindak pidana ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan menimbulkan keonaran.

Lalu, eks politikus Partai Demokrat ini didakwa melakukan perbuatan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (selanjutnya disebut UU ITE) atau Pasal 156a huruf a dan/atau Pasal 156 KUHP.