IFBC Banner

Gegara Kucingnya Diterlantarkan hingga Tewas, Majikan di Semarang Seret Pembantunya ke Pengadilan

Kamis, 07 April 2022 – 13:02 WIB

Ilustrasi Kucing Mati (Foto:Instagram @catshelterbanjarmasin)

Ilustrasi Kucing Mati (Foto:Instagram @catshelterbanjarmasin)

SEMARANG, REQNews - Seorang majikan di Semarang melaporkan dua pekerja rumah tangganya ke polisi lantaran menelantarakan kucingnya hingga mati.

IFBC Banner


Agustina Veronica Dia mengatakan bahwa kedua PRT-nya itu, yakni Desi dan Yuni, telah bersekongkol menggelapkan biaya perawatan dan pengobatan kucing yang sakit.

Akibat perbuatan pelaku, Agustina mengatakan kucing-kucing yang dia adopsi di penampungan menjadi telantar.

"Bahkan ada yang mati karena tidak dirawat," kata Agustina, Rabu 6 April 2022.

Dia mengatakan, pihaknya telah membawa kasus ini ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang. PN Semarang telah menggelar sidang secara online.

Dalam persidangan yang diketuai Hakim Elli Suprapto, kedua pembantunya ini dinyatakan bersalah karena terbukti merugikan harta dan juga membuat kucing menjadi telantar dan mati.

"Keduanya juga dinyatakan bersalah telah menggelapkan makanan kucing dan biaya pengobatan kucing yang sakit dengan nilai mencapai puluhan juta rupiah selama kurun waktu delapan bulan," katanya.

Diketahui, kedua terdakwa bekerja dengan korban untuk merawat kucing-kucing liar yang diadopsi dan dirawat di penampungan.

Kedua pelaku bersekongkol menggelapkan makanan kucing dengan cara memalsukan surat dokter dan menagihkan uang kepada korban. Namun, faktanya kucing-kucing tersebut tidak dirawat semestinya hingga akhirnya telantar dan banyak yang mati.