IFBC Banner

Dua Pelajar 15 Tahun Tega Lakukan Pembunuhan Lansia, Dicekik dan Dipukul Kepalanya

Kamis, 14 April 2022 – 05:06 WIB

Ilustrasi Pembunuhan (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Pembunuhan (Foto:Istimewa)

SUMUT, REQNews - Banyak orang tidak menyangka dua pelajar yang berusia 15 tahun ini bisa melakukan pembunuhan terhadap seorang lansia. Pembunuhan ini terjadi di Desa Nagasaribu I, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Setelah melakukan penyelidikan aparat kepolisian akhirnya menangkap dua orang pelajar tersebut karena membunuh seorang perempuan bernama Roslina (60).

"Kita tangkap dua tersangka yang masih pelajar masing-masing berinisial AN (15) dan KN (15) dan seorang penadah berinisial DL (35)," kata Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Achmad Muhaimin, Rabu

Pembunuhan yang dilakukan dua pelajar tersebut terjadi pada Jumat 28 Januari 2022. Saat itu, kedua tersangka mencuri di dalam rumah korban.

"Pada saat itu korban tidak berada di rumah," katanya.

Saat kedua pelajar tersebut menjalankan aksinya, koban tiba-tiba pulang ke rumahnya. Tersangka AN yang mengetahui kedatangan korban lalu bersembunyi di dalam kamar mandi.

Tak berselang lama, korban pergi ke kamar mandi. Tersangka yang panik kemudian mendorong korban hingga terjatuh ke lantai dan langsung mencekik leher dan memukul kepala korban hingga meninggal dunia.

"Kedua tersangka ini awalnya tidak ada niat untuk melakukan pembunuhan, hanya mencuri uang milik korban," ujarnya.

Setelah menghabisi nyawa korban, para tersangka mengambil cincin di jari korban serta uang sebesar Rp 1,7 juta di dalam dompet.

Keluarga yang akhirnya mendapati korban meninggal melaporkan ke Polres Humbang Hasundutan yang selanjutnya dilakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua tersangka serta satu penadah hasil curian.

Atas perbuatannya, tersangka AN dijerat dengan Pasal 339 Subs 365 Ayat (3) Subs 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Sementara tersangka KN dijerat Pasal 56 dan 362 KUHPidana karena turut membantu dan melakukan pencurian dengan ancaman lima tahun penjara.

"Untuk tersangka DL dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara," ujarnya.