IFBC Banner

3 Klub Sepak Bola Indonesia Terseret Kasus Robot Trading Viral Blast, Termasuk Persija

Sabtu, 16 April 2022 – 19:01 WIB

Viral Blast

Viral Blast

JAKARTA, REQnews - Kasus dugaan investasi bodong robot trading Viral Blast kini menyeret tiga klub sepak bola Indonesia, yang tengah digarap oleh Dittipideksus Bareskrim Polri.

"Yang sudah sudah dimintai keterangan dari Persija Jakarta, PS Sleman dan Madura United," kata Kasubdit III Dittipideksus Bareskrim Kombes Robertus Yohanes De Deo Tresna, Sabtu 16 April 2022.

Ia menyebut, penyidik saat ini sedang mendalami terkait sponsorship Viral Blast ke masing-masing klub, yang dananya diduga dari tindak pidana investasi bodong.

Sebelumnya, kasus polisi telah melakukan pemblokiran terhadap 50 rekening dengan jumlah uang senilai lebih Rp 14 miliar.

Polisi juga memblokir lima akun aset dalam salah satu aplikasi crypto exchange ternama di Indonesia, yakni Indodax yang bila dikonversi menjadi rupiah, nilainya mencapai Rp 1,5 miliar.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan empat tersangka, yakni inisial RPW, MU, JHP, dan PW.

Tiga dari tersangka tersebut, yakni RPW, MU dan JHP sudah ditahan oleh aparat, sementara satu tersangka lainnya yakni PW masih buron dan telah masuk daftar pencairan orang atau DPO.

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menyatakan, kasus robot trading Viral Blast ini telah mengakibatkan kerugian senilai Rp 1,2 triliun dengan jumlah 12 ribu member trading di dalamnya.