IFBC Banner

AS Indikasikan PeduliLindungi Langgar HAM, Mahfud: Biasa Saja, Tidak Masalah

Minggu, 17 April 2022 – 06:00 WIB

Menko Polhukam Mahfud MD

Menko Polhukam Mahfud MD

JAKARTA, REQnews - Menko Polhukam Mahfud MD ikut berkomentar soal laporan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Amerika Serikat (AS) bahwa aplikasi PeduliLindungi terindikasi melanggar HAM.

IFBC Banner


Menurut Mahfud, laporan itu sebenarnya bersumber dari informasi yang disampaikan LSM tertentu. Ia menanggapinya santai.

"Itu tidak apa-apa, itu laporan dan biasa saja, ada LSM dan tidak bilang LSM siapa. Itu tidak masalah, itu bagian dari informasi," kata Mahfud, Sabtu 16 April 2022.

Mahfud menjelaskan, indikasi pelanggaran HAM itu disebabkan kemampuan aplikasi PeduliLindungi yang mampu mendeteksi seseorang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Orang yang positif Covid-19, tidak dapat memasuki fasilitas publik atau berinteraksi dengan orang lain.

"Lalu dianggap melanggar HAM," ujar Mahfud.

Lagipula, bagi Mahfud laporan itu sama sekali tidak jelas sumbernya dan tentu saja tak berpengaruh apapun bagi Indonesia.

Mahfud menyebut, laporan ini tidak berdampak sama sekali. Sebab, laporan tersebut sekadar informasi kepada negara yang bersangkutan.