IFBC Banner

Buntut Ucapan 'Luhut Brutus Istana,' Masinton Pasaribu Dilaporkan ke MKD

Senin, 18 April 2022 – 20:45 WIB

Anggota Komisi XI DPR dari fraksi PDIP, Masinton Pasaribu

Anggota Komisi XI DPR dari fraksi PDIP, Masinton Pasaribu

JAKARTA, REQnews - Anggota Komisi XI DPR dari fraksi PDIP, Masinton Pasaribu dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) oleh Relawan Indonesia Bersatu (RIB) pada Senin 18 April 2022.

Koordinator RIB, Lisman Hasibuan mengatakan bahwa laporan tersebut terkait dengan ucapannya yang menyebut Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan, brutus Istana. Sehingga dirinya menilai pernyataan Masinton tersebut tak beretika.

"Alhamdulillah berkas kami diterima dan kami minta MKD memanggil Bung Masinton untuk dimintai keterangan karena memang tidak elok lah," kata Lisman kepada wartawan di Komplek Parlemen.

Dirinya pun kemudian menyayangkan, karena menurutnya pernyataan tersebut disampaikan tak berdasarkan data. Ia juga kecewa terkait adanya tuduhan terhadap Luhut, yang berada di balik wacana penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Liman mengatakan bahwa pernyataan Luhut terkait dengan wacana itu hanya menyerap aspirasi publik. "Apalagi dia (Masinton) menyampaikan dia (Luhut) adalah dalang ide Jokowi tiga periode. Padahal itu kan dia mendengar aspirasi di bawah dan dalam hal ini disampaikan kepada Pak Presiden," kata dia.

Lebih lanjut, Lisman menilai jika pernyataan tersebut tidak disampaikan Masinton sebagai anggota dewan dan seharusnya bisa mengklarifikasi langsung tuduhan tersebut kepada Luhut sebagai anggota DPR.

"Ya kalau dia punya hak sebagai anggota dpr dia bisa saja memanggil Pak Menko, melakukan RDP dan mendengarkan penjelasan dari Pak LPB sendiri," lanjutnya.

Diketahui, sebelumnya Masinton menyebut Luhut sebagai brutus Istana yang hendak menjerumuskan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

Ia menilai jika Jokowi benar, karena telah meluruskan sikap anak buahnya secara kesatria. Bahkan dirinya meminta agar Luhut dengan sikap kesatria mengundurkan diri dari pemerintahan.

"Siapa yang ingin menjerumuskan Presiden, yang menggalang beberapa ketua umum partai? Sudah terang para ketua umum bicara Luhut. Artinya, brutus di dalam istana itu ya Luhut," ucap Masinton beberapa waktu lalu.