IFBC Banner

Korban DNA Pro Minta Ivan Gunawan Dijerat UU ITE, Kombes Gatot Repli Cuma Bilang Begini..

Selasa, 19 April 2022 – 12:15 WIB

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Gatot Repli Handoko

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Gatot Repli Handoko

JAKARTA, REQnews - Polisi menilai jika Desainer Ivan Gunawan memiliki niat baik dalam membantu melakukan pengusutan kasus penipuan investasi robot trading ilegal DNA Pro dan pemeriksaan sebagai saksi pun telah selesai.

IFBC Banner


Pernyataan tersebut menanggapi permintaan korban DNA Pro agar polisi menjerat Ivan sebagai tersangka, karena desainer tersebut mengaku sebagai brand ambassador meskipun telah mengembalikan uangnya.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan tim penyidik Bareskrim Polri telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap Ivan sejak akhir pekan lalu.

Menurutnya, Ivan telah bersikap kooperatif dalam pemeriksaan sebagai saksi dan mengembalikan uang bayaran saat menjadi brand ambassador DNA Pro. "Kan dia sudah dipanggil dan diperiksa sebagai saksi sementara, ya sudah itu aja," kata Gatot kepada wartawan, Senin 18 April 2022.

Penyidik menilai jika Ivan memiliki niat baik dalam membantu pengusutan kasus DNA Pro, yaitu dengan mengembalikan seluruh uang bayaran yang diterimanya, sehingga sikapnya itu menjadi pertimbangan penyidik.

"Kan sudah mengembalikan, ada niat baik, ada upaya untuk mengembalikan. Itu kan salah satu yang menjadi pertimbangan para penyidik," kata Gatot.

Diketahui, sebelumnya kuasa hukum korban robot tradingilegal DNA Pro Muhammad Zainul Arifin menyebut bahwa hadirnya Ivan atas pemanggilan penyidik merupakan langkah positif dalam membongkar kasus tersebut.

Sehingga menurutnya pengakuan tersebut membuktikan bahwa Ivan terlibat secara langsung melakukan promosi DNA Pro sebagaimana dalam pengakuannya yang menerima uang kontrak Rp 1 miliar dari Team Rudutz.

"Atas pengakuan IG, dengan bukti keterangan saksi, dan bukti surat, sudah cukup bagi penyidik untuk mengaitkan IG dengan Pasal 45 a UU ITE atas keterlibatannya mempromosikan DNA Pro melalui media elektronik dengan maksud dapat merugikan konsumen," ujar Zainul, Minggu 17 April 2022.

Zainul mengatakan nantinya tinggal bagaimana penyidik menghadirkan keterangan dari saksi ahli apakah ada niat jahat (mens rea) yang dilakukan Ivan, termasuk jeratan juncto pasal 55 KUH Pidana.

Pihaknya pun mengapresiasi sikap koorperatif Ivan yang sudah bersedia mengembalikan sejumlah uang dari DNA Pro. Dirinya pun berharap agar publik figur lain yang merasa terlibat, bisa memberikan keterangan pada penyidik dan mengembalikan uang yang bukan haknya.