IFBC Banner

Ini Hukuman yang Akan Diterima Jeffrey Douglas Craign karena Aksinya Bugil di Gunung Batur

Selasa, 26 April 2022 – 12:03 WIB

Jeffrey Douglas Craigen membuat video asusila di Gunung Batur (Foto:Istimewa)

Jeffrey Douglas Craigen membuat video asusila di Gunung Batur (Foto:Istimewa)

BALI, REQNews - Jeffrey Douglas Craign (JDC) Warga Negara Asing asal Kanada yang membuat video asusila dengan melakukan aksi bugil di Gunung Batur, Kintamani, Bangli, Bali telah diperiksa Imigrasi kelas I TPI Denpasar.

IFBC Banner


WNA asal Kanada itu mengakui video viral yang diunggah adalah dirinya yang dilakukan sekitar pertengahan bulan April 2022.

Dari hasil pemeriksaan, ia terbukti melakukan pelanggaran maka akan diberikan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian dan namanya dimasukkan dalam daftar cekal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (1) Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Kakanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk mengatakan JDC saat ini ditempatkan di ruang Detensi Kanim Denpasar, sambil menunggu proses pendeportasian ke negaranya.

Jamaruli mengungkapkan motif JDC melakukan aksinya untuk mengekspresikan dengan menari tarian HAKA dari Selandia Baru

"Motifnya hingga video tersebut viral di media sosial hanya sekadar mengekspresikan dengan menari tarian HAKA dari Selandia Baru," kata Kakanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk dalam keterangannya di Denpasar, Selasa 26 April 2022.

Saat diperiksa petugas, Jeffrey Douglas Craign tidak tahu kalau Gunung Batur adalah tempat yang disucikan di Bali dan yang bersangkutan mengaku tidak bermaksud untuk tidak menghormati budaya Bali.

Diketahui, Jeffrey Douglas Craign masuk pertama kali ke Indonesia pada tahun 2018 dan yang kedua pada akhir tahun 2019. Dengan tujuan datang ke Indonesia mengunjungi beberapa kota seperti Malang (Jawa Timur), Lombok (NTB), dan Bali untuk berselancar, berlibur, dan menikmati keindahan alam di Bali.