IFBC Banner

Kombes Gatot Ungkap Modus Tipu-tipu CPNS 2021, Ternyata Ada yang Gunakan Alat Ini

Selasa, 26 April 2022 – 11:15 WIB

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko

JAKARTA, REQnews - Polri mengungkap sejumlah modus operandi kasus kecurangan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Tahun 2021.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan salah satunya yaitu dengan menggunakan aplikasi remote access atau root server.

"Kemudian menggunakan aplikasi remote access jo, aplikasi remote access Chrome remote desktop, kemudian juga menggunakan remote access redmin, remote access putra VNC, remote access di DW service, dan remote access Nettalk" ujar Gatot dalam keterangan tertulis, Selasa 26 April 2022.

Gatot menyebut pelaku juga menggunakan perangkat khusus yang dimodifikasi. Ia mengatakan bahwa tim Satuan Tugas Anti-KKN CASN 2021 telah mengamankan barang bukti berupa 43 unit laptop, 58 unit ponsel, 9 unit flashdisk dan 1 unit DVR.

"Untuk jumlah calon ASN yang didiskualifikasi sebanyak 359 orang berdasarkan surat keputusan BKN. Kemudian juga ada 81 orang yang lulus belum didiskualifikasi," ujarnya.

Hingga saat ini, Gatot mengatakan bahwa pihaknya telah menangkap 30 orang yang terlibat dalam aksi kecurangan tersebut. Sementara itu, sembilan orang di antaranya merupakan PNS.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan tak segan akan memecat PNS yang terbukti terlibat.

Ia meminta kepada Polri agar mengusut tuntas kasus tersebut. "Kalau ada oknum PNS yang terlibat kami proses untuk diberhentikan tidak hormat," ujar Tjahjo, Senin 25 April 2022.