IFBC Banner

Titik Terang Kasus Tangmo Nida, Polisi Akhirnya Umumkan Penyebab Kematian dan 6 Nama Tersangka!

Kamis, 28 April 2022 – 08:01 WIB

Tangmo Nida

Tangmo Nida

JAKARTA, REQnews - Misteri kematian artis Thailand Tangmo Nida mulai menapaki titik terang. Setelah melakukan penyelidikan cukup panjang dengan berbagai bukti seperti dokumen hingga video selama 3 bulan terakhir, kepolisian Thailand akhirnya mengumumkan secara resmi penyebab kematian sang aktris dan nama 6 tersangka pada konferensi pers yang digelar Selasa, 26 April 2022 lalu.

IFBC Banner


Pengumuman keenam nama tersangka tersebut disampaikan di Markas Besar Kepolisian Provinsi Daerah 1, Bangkok, Thailand.

Letnan Jenderal Pol Jirapat Phumjit mengatakan bahwa penyidik yakin dengan bukti yang mereka miliki dan keterangan saksi bahwa Tangmo meninggal setelah jatuh ke Sungai Chao Phraya. Pemeriksaan forensik formal menyimpulkan bahwa penyebab kematiannya karena tenggelam.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setelah menjalani pemeriksaan sebanyak 124 saksi, 88 bukti, 200 klip video dan 2.249 dokumen dengan total hampir 2.500 halaman, penyidik akhirnya menyerahkan bukti kepada jaksa penuntut umum dan mengajukan tuntutan kepada enam orang tersangka.

Setelah mendengar tuntutan polisi, keenam terdakwa dibawa menuju ke kantor Kejaksaan Provinsi Nonthaburi dimana mereka akan mulai diadili pada 27 Mei 2022 mendatang.

Keenam terdakwa yang ditetapkan dalam kasus ini, yaitu pertama adalah pemilik speedboat yakni Tanupat 'Por' Lerttaweewit. Ia didakwa telah melakukan tindakan yang membahayakan dan menyebabkan kematian orang lain. Por juga didakwa sudah mengemudikan perahu tanpa izin, memberikan keterangan palsu, dan mengemudikan perahu dengan pendaftaran kadaluarsa.

Kedua, manajer Tangmo Nida, Idsarin 'Gatick' Juthasuksawat yang ditetapkan sebagai terdakwa dengan dakwaan telah menyembunyikan barang bukti dan memberikan keterangan palsu selama penyelidikan.

Ketiga, Phaiboon 'Robert' Trikanjananun yang dituntut karena melakukan tindakan nekat hingga membahayakan dan dapat menyebabkan kematian orang lain. Ia juga didakwa telah mengendarai perahu tanpa izin, mengemudikan perahu dengan pendaftaran kadaluarsa serta menjatuhkan benda ke sungai.

Kemudian, terdakwa keempat, Wisapat 'Sand' Manomairat yang sebelumnya menjadi satu-satunya saksi yang mengatakan bahwa dirinya melihat Tangmo jatuh dari perahu. Ia menghadapi dakwaan telah membahayakan orang lain karena tindakan ceroboh sehingga menyebabkan kematian.

Kelima, Nitas 'Job' Kiratisoothisathorn yang didakwa karena telah menyembunyikan barang bukti dalam kasus kriminal dan menjatuhkan benda ke dalam sungai.

Terakhir, terdakwa keenam adalah Peam 'Em' Thamtheerasri. Ia merupakan orang yang tidak berada di perahu namun dilaporkan sebagai sosok yang menyarankan penumpang lain untuk menunda memberikan keterangan kepada polisi, menyembunyikan bukti dan mengarahkan orang untuk memberikan keterangan palsu.