IFBC Banner

Gegara Bunyi Petasan, Rumah Seorang Warga di Lombok Barat Dibakar

Rabu, 04 Mei 2022 – 15:45 WIB

Kebakaran (Foto: Ilustrasi)

Kebakaran (Foto: Ilustrasi)

NUSA TENGGARA BARAT, REQnews - Diduga salah paham dengan adanya bunyi petasan, rumah seoramng warga di di Dusun Ganjar, Desa Mareje, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dibakar pada Selasa 3 Mei 2022 malam.

Wakapolres Lombok Barat Kompol Taufik mengaku pihaknya telah melakukan mediasi dengan perwakilan tokoh umat Budha, Kepala Desa Mareje H. Muksin Salim, serta beberapa tokoh agama lainnya untuk menyelesaikan kasus tersebut.

"Kita minta diselesaikan untuk mencari jalan keluar terbaik secepatnya untuk meminimalisir kejadian lainnya," ujar Taufik dalam keterangan tertulisnya dikutip pada Rabu 4 Mei 2022.

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga telah memanggil dan memproses pengaduan yang dilakukan oleh korban. Sehingga dirinya pun meminta agar kedua Belah pihak dapat bersikap tenang dan dingin dalam perkara tersebut.

Lebih lanjut, Taufik pun mengajak kepada kedua warga desa untuk menjaga situasi kondusifitas yang telah terbangun di Desa Mareje demi kedamaian antar umat beragama.

"Saya bersama Kasat Reskrim Polres Lobar bahwa dengan mengambil jalan damai dapat menggugurkan laporan/pengaduan," kata dia.

"Harapan saya dengan kedatangan seluruh jajaran dapat meredam isu yang beredar dan ke depan tidak adanya permasalahan yang sama terjadi," ujarnya.

Dikutip dari Detikcom, peristiwa pembakaran tersebut diduga berawal dari kesal kesalahpahaman antara pemuda Dusun Bangket Lauk dan warga Dusun Pelan di Desa Mareja akibat suara petasan pada malam takbiran Minggu 1 Mei 2022 lalu.

Yaitu bermula dari pawai malam takbiran yang rencananya akan dilakukan dari kantor Desa Mareje menuju Masjid Al Mujahiddin di Dusun Pelan Desa Mareje. Tetapi, sebelum sampai di titik akhir pawai, beberapa pemuda dari Dusun Bangket Lauk meledakkan petasan di depan kandang sapi milik korban yang bernama Amak Rahim alias Amak Runa.

"Dengan adanya suara tersebut, korban keluar untuk menegur. Diduga korban dipukul usai menegur," ujar salah satu sumber dikutip dari Detikcom, pada Rabu 4 Mei 2022.

Akibat dari kejadian tersebut, rumah korban akhirnya dibakar pada Selasa 3 Mei 2022 sekitar pukul 20.00 WITA. Korban yang tak terima, didampingi Romo Nasib melaporkan ke pihak kepolisian.