IFBC Banner

Wakil Ketua DPRD DIY Akan Polisikan Akun @lentera.nkri dan @jogja.terkini

Kamis, 05 Mei 2022 – 14:03 WIB

Huda Tri Yudiana (Foto:Warta Jogja)

Huda Tri Yudiana (Foto:Warta Jogja)

YOGYAKARTA, REQNews - Sejumlah akun media sosial yang dianggap telah melakukan fitnah, bakal dilaporkan Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana.

Somasi terbaru dikirimkan Huda Tri Yudiana ke pemilik akun Instagram @lentera.nkri dan akun Twitter @NkriLentera.

Sebelumnya Huda juga telah melayangkan somasi terhadap pemilik akun Instagram @jogja.terkini.

Penasihat hukum Huda, Kunto Wisnu Aji mengatakan, somasi telah dikirimkan pada Selasa 3 Mei 2022.

Menurut Kunto, akun Instagram @lentera.nkri pada 1 Mei 2022 telah memposting sebuah video Reels dengan memuat wajah kliennya begitu juga di Juga di media sosial Twitter dengan Akun @NkriLentera.

Dalam postingan video yang memuat wajah kliennya itu juga diberikan narasi : 'Wakil Ketua DPRD DIY yang memfasilitasi Pembacaan Ideologi Terlarang Khilafah HTI di DPRD DIY dari PKS yang Bernama Sdr. : Huda Tri Yudiana, S.T'

“Postingan tersebu telah sengaja ditandai (di-tag) ke beberapa akun Instagram dan Twitter lainnya, seperti: @jogjaku, @jogja, @jogja.terkini, @wonderfuljogja, @jogjaistimewa, @jogja24jam, @kabarjogja, @jogja.istimewa, @iniyogyakarta,” ungkap Kunto Kamis 5 Mei 2022.

Namun usai mendapat somasi, akun Instagram @lentera.nkri tak bisa diakses. Akun itu tiba-tiba lenyap dari Instagram.

Kunto menyebut postingan itu telah ditonton oleh 1.318 dan dikomentari oleh 287 warganet. Sedangkan di Twitter dikomentari 2 orang, di-retweet 9 kali, dan disukai 6 netizen.

“Postingan video oleh akun Instagram @lentera.nkri dan Akun Twitter @NkriLentera sebagaimana tersebut di atas adalah tidak benar dan telah menyerang kehormatan dan nama baik klien kami,” ujarnya.

Sementara itu usai mendapatkan somasi, akun Instagram @jogja.terkini juga telah menghapus postingan terkait fitnah terhadap kliennya dari Instagram.

Meski akun instagram @lentera.nkr telah hilang dan postingan @jogja.terkini telah dihapus, Kunto menyebut tetap akan mengambil langkah hukum terhadap dua pemilik akun Instagram ini.

"Ini tidak menghilangkan perbuatan pidana yang telah mereka lakukan. Dan saya yakin petugas kepolisian mampu melacak para pemilik akun ini," ujarnya