IFBC Banner

Seorang Wanita Dianiaya Anggota TNI AD Gegara Tagih Utang

Jumat, 06 Mei 2022 – 07:32 WIB

Ilustrasi Anggota TNI (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Anggota TNI (Foto:Istimewa)

GOWA, REQNews – Oknum anggota TNI AD inisial MB terpaksa ditahan Pomdam XIV Hasanuddin. Prajurit TNI berpangkat Serma itu ditahan lantaran telah menganiaya seorang wanita hingga babak belur di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Prajurit TNI yang bertugas di Kodam XIV/Hasanuddin itu dengan gelap mata saat wanita itu datang menagih utang beras senilai Rp4 juta.

"Iya benar, masalah utang. Infonya sekitar Rp4 juta, utang beras istri yang bersangkutan ini," ujar Kapendam Kodam XIV Hasanuddin Letkol Inf Rio Purwantoro saat dikonfirmasi, Kamis 5 Mei 2022.

Rio menjelaskan, jika penganiayaan itu bermula saat hari Lebaran pada Senin 2 Mei 2022. Saat itu, korban hendak menagih utang beras ke istri terduga pelaku di kediaman oknum TNI AD tersebut.

"Awalnya mau ketemu sama istri yang bersngkutan ini, tapi malah jumpa sama suaminya (pelaku TNI AD red)," beber Rio.

Letkol Rio menuturkan, penagihan yang dilakukan korban sudah sering terjadi. Lantaran korban dan istri oknum TNI ini memang sejak lama menjalin kerja sama bisnis penjualan beras. Rio menyebut jika Beras yang dijual itu beratnya 50 kilogram dengan harga Rp 500 ribu.

"Awalnya lancar bisnis mereka, tapi pas bulan September dan Oktober katanya mandek dan utang dia itu sudah capai Rp 4 juta. Tapi istri oknum TNI ini nggak bayar-bayar jadi ditagih," ungkap Letkol Rio.

Saat ditagih, lanjut Rio, oknum TNI Serma MB bukannya melunasi utang istrinya tapi justru menganiaya korban hingga luka di bagian wajahnya.

"Saat nagih itu, anggota kita ini entah mungkin ada masalah emosi, ada orang nagih, ya spontanitas lah dianiaya korban. Memang ini tidak direncanakan," ujar dia.

Atas perbuatannya itu, kata Rio, Serma MB kini harus mempertanggungjawabkan aksinya dan sudah ditahan dan tengah disidik Pomdam XIV/Hasanuddin. Sebanyak tiga orang saksi pun telah diminta keterangan.

"Sudah ditahan dan tentu kita tidak mentolerir hal seperti ini. Ini sudah mencoreng nama kesatuan. Harus cepat ditindaklanjuti. Kita tidak tutupin, kita tidak bela," tegas Letkol Rio.

Seperti diketahui bahwa kasus penganiayaan ini telah menjadi viral dan diperbincangkan warganet usai diunggah pemilik akun Twitter @Mei2Namaku.

Dalam foto yang diunggah, tampak seorang wanita yang mengalami luka berdarah di dekat alis dan pipi sebelah kiri serta bibir.