IFBC Banner

Diduga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur US Melakukan Pemukulan Pegawai SPBU

Jumat, 06 Mei 2022 – 14:30 WIB

Ilustrasi penganiayaan (Foto:Istimewa)

Ilustrasi penganiayaan (Foto:Istimewa)

LUWU TIMUR, REQNews - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, US, akan berurusan dengan polisi dengan dugaan penganiayaan terhadap operator SPBU Wasuponda, Luwu Timur.

Meski US tidak mengakui pemukulan tersebut, namun korban mengaku memiliki bukti penganiayaan yang terekam kamera CCTV di SPBU.

Korban kemudian mendatangi Polres Luwu Timur untuk membuat laporan polisi.

"Awalnya sopirnya US yang memukul, kemudian US ikut memukul," kata salah seorang kerabat korban.

Dia menambahkan, penganiayaan itu bermula ketika US datang ke SPBU Wasuponda untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite, tapi saat itu, operator SPBU tidak melayani karena ketersediaan pertalite di SPBU tersebut terbatas dan hanya diperuntukkan untuk kendaraan emergency seperti ambulance.

"Yang ada hanya pertamax, tapi US ngotot minta pertalite, karena tidak dilayani US dan sopirnya emosi lalu turun memukul pengawas SPBU," ujarnya.

Adapun Rudi, pengawas SPBU Wasuponda yang jadi korban penganiayaan mengatakan US berkali kali berusaha memukulnya, namun masih dapat dihindari. Kemudian datang sopirnya ikut memukul dan menendang.

Rudi mengaku sudah berada di Polres untuk membuat laporan. Dia membawa hasil visum dan masih merasakan sakit pada lengannya akibat penganiayaan tersebut.

Sementara US membantah melakukan penganiayaan terhadap pengawas SPBU Wasuponda.

"Bohong itu. Tidak ada pemukulan. Hanya cekcok mulut. Saya sampaikan pada petugasnya untuk memastikan stok pertalite untuk emergency selalu tersedia. Itu saja," kata US kepada wartawan, Kamis 5 Mei 2022.

Dalam rekaman CCTV SPBU Wasuponda, terlihat US memakai kemeja dan peci berwarna putih, turun dari mobil dinas bernomor polisi DP 9 G. Sejurus kemudian, turun sopirnya lalu menyerang pegawas SPBU. Terlihat sang sopir wakil rakyat tersebut menganiaya dan menendang korban.