IFBC Banner

Jangan Senang Dulu, Cuti Bersama Idul Fitri Memangkas Cuti Tahunan Pekerja!

Sabtu, 07 Mei 2022 – 10:00 WIB

Ilustrasi Mudik (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Mudik (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Masyarakat di seluruh penjuru tanah air tahun ini dapat merayakan libur lebaran dengan penuh sukacita. Pasalnya, pemerintah memberikan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 H atau tahun 2022. 

IFBC Banner


Berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan oleh pemerintah mengenai cuti bersama dalam rangka Idul Fitri, jatuh pada tanggal 29 April dan pada tanggal 4 sampai 6 Mei 2022, dimana terhitung total 4 hari pelaksanaan cuti bersama yang dinyatakan dalam Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 375, 1, 1 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Dan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 963 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021, Nomor 4 Tahun 2021 tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2022 (SKB Cuti Bersama 2022).

Berdasarkan lampiran SKB Cuti Bersama 2022, menjelaskan bahwa pada tanggal 2-3 Mei 2022 merupakan libur nasional, sedangkan pada tanggal 29 April 2022 dan tanggal 4 sampai 6 April 2022 merupakan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, namun perlu untuk diketahui bahwa cuti bersama ini tidak bersifat wajib. Sehingga perusahaan memiliki kewenangan untuk tidak menerapkan libur pada cuti bersama.

Dalam hal perusahaan mengikuti ketentuan pada SKB Cuti Bersama 2022 terhadap cuti Idul Fitri dengan total 4 hari, maka cuti tergolong sebagai pengurangan terhadap cuti tahunan pekerja sebagaimana dimaksud dalam Angka 1, Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/3/HK.04/IV/2022 Tahun 2022 tentang Pelaksaan Cuti Bersama Pada Perusahaan (SE Cuti Bersama). Dengan jelas, SE Cuti Bersama menerangkan bahwa cuti bersama merupakan bagian dari cuti tahunan.

Maka kalian juga wajib untuk memperhatikan jatah cuti kalian yang tersisa, apabila perusahaan menerapkan cuti tahunan. Lebih lanjut, hal yang harus kalian perhatikan adalah perusahaan wajib untuk memberikan cuti kepada pekerjanya yang sudah bekerja selama 12 bulan secara terus menerus, dengan jumlah minimal 12 hari cuti.

 

 

Penulis: Hans Gilbert Ericsson