IFBC Banner

Kecelakaan di Tol karena Jalan Berlubang, Siapa yang Ganti Rugi?

Sabtu, 07 Mei 2022 – 12:04 WIB

Ilustrasi jalan tol (Foto: Istimewa)

Ilustrasi jalan tol (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews – Cuti bersama lebaran tahun 2022 sebentar lagi segera habis. Arus balik lebaran mulai terlihat di sejumlah tempat. Jalanan di tol pasti akan mengalami peningkatan lalu lintas, hal ini dapat berimbas pada meningkatnya kemungkinan kecelakaan terhadap pengguna jalan tol.

Penyebabnya beragam, mulai dari rusaknya aspal jalan tol, maupun kelalaian pengemudi seperti mengantuk, melebihi batas kecepatan atau tidak menjaga jarak aman kendaraan.

Dalam hal kalian mengalami kecelakaan seperti ban bocor atau kerusakan lainnya karena jalan tol yang berlubang atau rusak, maka berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, pengguna jalan tol berhak menuntut ganti kerugian kepada badan hukum yang bergerak di bidang pengusahaan jalan tol atas kerugian yang merupakan akibat kesalahan dan badan usaha dalam pengusahaan jalan tol.

Selain itu, badan hukum yang bergerak di bidang pengusahaan atau disebut dengan istilah badan hukum, juga memiliki kewajibannya tersendiri, seperti wajib mengusahakan agar jalan tol selalu memenuhi syarat kelayakan untuk dioperasikan, dengan memperhatikan Kondisi jalan setiap saat harus baik sesuai dengan perencanaan teknik yang disyaratkan, memenuhi kelengkapan rambu-rambu lalu lintas, tanda-tanda jalan dan perlengkapan jalan lainnya, memantau dan menertibkan lalu lintas untuk menjaga keamanan, kelancaran, dan keselamatan pemakai jalan, serta wajib mengganti kerugian yang diderita oleh pengguna jalan tol sebagai akibat kesalahan dari badan usaha dalam pengusahaan jalan tol.

Kendati demikian, terdapat hal lain yang wajib kalian perhatian terhadap penggunaan jalan tol apabila terjadi kecelakaan, dan kecelakaan tersebut bukan merupakan kelalaian atau kesalahan dari pihak pengelola jalan tol, maka pengguna jalan tol wajib untuk memberikan ganti kerugian yang ditimbulkan terhadap kerusakan pada bagian jalan tol, perlengkapan jalan tol, bangunan pelengkap jalan tol, dan sarana penunjang pengoperasian jalan tol.

Jadi, wajib kalian perhatikan bahwa apabila terdapat kecelakaan, perlu diselidiki terlebih dahulu penyebab kecelakaan, apakah karena disebabkan oleh kesalahan pihak pengelola jalan tol, atau karena kelalaian pengemudi.

 

 

Penulis: Hans Gilbert Ericsson