Eksepsi Penasihat Hukum Napoleon Bonaparte Ditolak Hakim

Kamis, 12 Mei 2022 – 15:01 WIB

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Djuyamto membacakan putusan sela (Foto:Antara)

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Djuyamto membacakan putusan sela (Foto:Antara)

JAKARTA, REQNews - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak eksepsi penasihat hukum Irjen Pol. Napoleon Bonaparte dan memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk melanjutkan proses perkara pengeroyokan terhadap Muhamad Kosman alias M. Kace alias M. Kece.

“Mengadili, satu, menolak eksepsi atau nota keberatan penasihat hukum terdakwa untuk seluruhnya,” kata Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Djuyamto ketika membacakan putusan sela di Ruang Utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis 12 Mei 2022.

Lebih lanjut, Majelis Hakim juga memerintahkan para Jaksa Penuntut Umum untuk melanjutkan perkara atas nama terdakwa Irjen Pol Napoleon Bonaparte.

“Tiga, menangguhkan biaya perkara sampai sidang diputuskan,” tuturnya melanjutkan.

Adapun beberapa hal yang tercantum di dalam eksepsi adalah pernyataan keberatan penasihat hukum terhadap surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum yang dinilai cacat formil dan kabur, hingga penyelesaian kasus dengan cara restorative justice atau keadilan restoratif.

Majelis Hakim menilai surat dakwaan tersebut sudah jelas dan tidak cacat formil. Oleh karena itu, Majelis Hakim memutuskan untuk menolak eksepsi atau nota keberatan dari penasihat hukum Napoleon Bonaparte.

“Oleh karena keberatan penasihat hukum terdakwa ditolak, maka pemeriksaan perkara harus dilanjutkan,” kata Djuyamto.