Dijemput Paksa KPK, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy Jadi Tersangka Suap Alfamidi

Sabtu, 14 Mei 2022 – 00:03 WIB

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy tersangka suap izin Alfamidi

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy tersangka suap izin Alfamidi

JAKARTA, REQnews - Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap izin pembangunan minimarket Alfamidi dan gratifikasi.

Ketua KPK Firli Bahuri menyebut, Richard dijemput paksa tim penyidik di sebuah rumah sakit di Jakarta Barat, karena dianggap tak kooperatif dalam proses hukum.

"Setelah pengumpulan berbagai informasi dan data terkait dugaan tindak pidana korupsi dimaksud, KPK menelaah, menganalisa, dan melanjutkan ke tahap penyelidikan yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, sehingga KPK sejak awal April 2022 meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan," kata Firli di Jakarta, Jumat 13 Mei 2022.

Firli mengatakan, selain Richard ada dua tersangka lainnya, yakni Staf Tata Usaha Pimpinan Pemkot Ambon Andrw Erin Hehanussa dan pihak swasta Alfamidi bernama Amri.

Ia menjelaskan, bahwa Richard sempat mengaku sedang menjalani perawatan medis, sehingga menunda-nunda panggilan dari KPK.

Namun tim penyidik berinisiatif mengecek kesehatan Richard secara langsung. Dari hasil tersebut, tim penyidik menilai Richard dalam kondisi sehat dan layak dilakukan pemeriksaan oleh KPK.