20 Cabang Alfamidi di Ambon Berdiri Diduga karena Duit Haram Mengalir ke Richard Louhenapessy

Sabtu, 14 Mei 2022 – 02:09 WIB

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy tersangka suap izin Alfamidi

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy tersangka suap izin Alfamidi

JAKARTA, REQnews - Ketua KPK Firli Bahuri menyebut, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy (RL) diduga telah menerima duit suap untuk pembangunan 20 cabang Alfamidi, yang akhirnya mengantarkannya berstatus tersangka.

Menurut Firli, Richard menerima uang dari seseorang bernama Amri, yang merupakan Kepala Perwakilan Regional Alfamidi untuk mempercepat proses perizinan.

Kemudian, Richard sebagai wali kota memerintahkan Kepala Dinas PUPR Ambon menerbitkan sejumlah dokumen, seperti Surat Izin Tempat Usaha (SITU) hingga Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

"Untuk setiap dokumen izin yang disetujui dan diterbitkan dimaksud, RL meminta agar penyerahan uang dengan minimal nominal Rp 25 juta menggunakan rekening bank milik AEH (Andrew Erin Hehanussa) yang adalah orang kepercayaan RL," kata Firli di Jakarta, Jumat 13 Mei 2022.

Selain itu, RL juga mengantongi duit sebanyak Rp 500 juta dari Amri, untuk persetujuan pembangunan 20 gerai Alfamidi.

"Khusus untuk penerbitan terkait persetujuan prinsip pembangunan untuk 20 gerai usaha retail, AR (Amri) diduga kembali memberikan uang kepada RL sekitar sejumlah Rp 500 juta yang diberikan secara bertahap melalui rekening bank milik AEH," ujar Firli.

Tak hanya suap, KPK menduga Richard juga menerima gratifikasi dari sejumlah pihak. Namun, KPK belum dapat menyampaikan lebih jauh mengenai dugaan penerimaan gratifikasi ini karena masih dalam proses pendalaman.