Cina Desak Penyelidikan Pembunuhan Jurnalis Shireen Abu Akleh, Israel Bersiaplah!

Sabtu, 14 Mei 2022 – 03:02 WIB

Jurnalis Al Jazeerah Shireen Abu Akleh ditembak mati Israel di Tepi Barat

Jurnalis Al Jazeerah Shireen Abu Akleh ditembak mati Israel di Tepi Barat

JAKARTA, REQnews - Pemerintah Cina mendesak dilaksanakannya penyelidikan independen atas pembunuhan jurnalis senior Al Jazeera, Shireen Abu Akleh yang ditembak mati oleh tentara Israel saat melakukan peliputan di Jenin, Tepi Barat, Palestina pada Rabu 11 Mei 2022 lalu.

“Cina secara konsisten menolak dan mengutuk keras kekerasan terhadap jurnalis yang melakukan pekerjaan mereka. Kami berharap insiden ini akan ditangani secara adil sesuai hukum," kata Jubir Kementerian Luar Negeri Cina Zhao Lijian, seperti dikutip dari Wafa News, Jumat 13 Mei.

Zhao menegaskan, Cina akan mendukung penuh langkah tersebut untuk menemukan keadilan yang sebenar-benarnya dalam peristiwa ini.

Seperti diketahui, Shireen Abu Akleh merupakan warga Palestina dengan kewarganegaraan Amerika Serikat. Ia mengenakan rompi pers ketika ditembak mati oleh Israel.

Selain Abu Akleh, rekannya bernama Ali Samoudi juga didor di bagian pungguh. Beruntung ia tak meninggal dunia dan kini dalam perawatan intensif.