IFBC Banner

Karyawan Minimarket Belum Ditahan Meski Telah Jadi Tersangka Suap, Alasan KPK Ya Gitu...

Selasa, 17 Mei 2022 – 21:36 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Foto: Istimewa)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Meski sudah ditetapkan jadi tersangka dalam kasus suap Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, pegawai minimarket Amri (AM) belum ditahan oleh KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beralasan saat ini Tim Penyidik terus melengkapi berkas penyidikan perkara suap Walikot Ambon.

"Sejauh ini tim penyidik masih fokus lengkapi pembuktian perkara tersangka RL (Richard Louhenapessy dan kawan-kawan lebih dahulu," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa 17 Mei 2022.

Kendati demikian, Ali belum menjelaskan kapan Tim Penyidik akan mengeluarkan surat panggilan terhadap Amri.

"Kami pastikan nanti yang bersangkutan (Amri) akan kami panggil sebagai Tersangka," ucapnya.


KPK telah menangkap Walkot Ambon Richard Louhenapessy dan Staf Tata Usaha Pimpinan Pemkot Ambon Andrew Erin Hehanusa sejak Jumat 13 Mei 2022. Namun, Ali menyebut akan segera mengumumkan penahanan Amri.


"Mengenai waktunya, kami akan infokan lebih lanjut," ucap Ali.

Hingga saat ini Richard ditahan di Rutan KPK, sementara Andrew Erin ditahan di Rutan KPK pada Kavling C-1. Keduanya ditahan selama 20 hari untuk proses penyidikan.