IFBC Banner

Diduga Rugikan Negara Rp 10,7 Miliar, Tiga Petinggi BJB Jadi Tersangka!

Rabu, 18 Mei 2022 – 17:15 WIB

Bank Jawa Barat (Foto: Hastina/REQnews)

Bank Jawa Barat (Foto: Hastina/REQnews)

JAKARTA, REQnews - Tiga petinggi BJB bersama satu orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemberian kredit pembiayaan pembelian kapal yang tidak sesuai prosedur pada 2016.

Mereka adalah Komite Pembiayaan pada BJB Syariah Pusat berinisial YG, TS, HA dan satu orang tersangka berinisial HH selaku Direktur PT HS.

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten pun kemudian menyerahkan 4 tersangka ke Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Selasa 17 Mei 2022.

Untuk mempermudah proses, HH ditahan di Rutan Kelas II Serang sedangkan tersangka TS, HA dan YG ditahan di Rutan Kelas II B Pandeglang selama 20 hari kedepan sejak tanggal 17 Mei 2022 hingga 5 Juni 2022.

Diketahui, tiga petinggi BJB tersebut menyetujui pengajuan yang dilakukan oleh tersangka HH sebagai Direktur PT HS terkait pembelian kapal sebesar Rp 11 milyar.

Tiga tersangka tersebut diduga telah menerbitkan Surat Persetujuan Komite Pembiayaan. Kemudian, berdasarkan hasil penyidikan persetujuan tersebut tidak sesuai dengan prosedur, hingga negara dirugikan sekira Rp 10,7 miliar.

“Sehingga atas kredit yang dikucurkan BJB Syariah tersebut macet dan Jaminan Kapal pun tidak diketahui keberadaannya,” kata Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Banten Ivan Siahaan Hebron.

Para tersangka kemudian disangkakan telah melanggar pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dangan UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.