IFBC Banner

Dugaan Suap Bupati Bogor, KPK Cecar Kepala BPK Perwakilan Jabar

Jumat, 20 Mei 2022 – 16:02 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Foto: Hastina/REQnews)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Foto: Hastina/REQnews)

JAKARTA, REQnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat Agus Khotib sebagai tersangka kasus dugaan suap Bupati Kabupaten Bogor nonaktif Ade Yasin, Kamis 19 Mei 2022.

"Bertempat di gedung KPK Merah Putih, tim penyidik telah memeriksa sejumlah saksi untuk tersangka AY dan kawan-kawan sebagai berikut, Agus Khotib (Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat 20 Mei 2022.

Selain itu, KPK juga memeriksa tiga pegawai negeri sipil (PNS) BPK Perwakilan Jawa Barat untuk mendalami pengetahuan keempat orang tersebut terkait laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor yaitu ada Dessy Amalia, Winda Rizmayani dan Emmy Kurnia.

"Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan proses pembentukan tim auditor untuk memeriksa laporan keuangan Pemkab Bogor," kata dia.

Sejumlah pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik (PUPR) Kabupaten Bogor juga diperiksa, mereka adalah Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor Soebiantoro dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bogor Heru Haerudin.

Lalu terdapat juga Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bogor Krisman Nugraha dan tiga PNS lembaga tersebut yakni Gentara Lenggana, Indra Nurcahya dan Aldino Putra perdana. Ali mengatakan pemeriksaan tersebut terkait proyek-proyek Dinas PUPR dan temuan dugaan proyek yang menjadi objek pemeriksaan Tim Auditor BPK Perwakilan Jawa Barat. 

Sebelumnya delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor Tahun Anggaran 2021 agar Pemkab Bogor mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

Sebagai pemberi suap ada Ade Yasin, Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bogor Maulana Adam dan PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rizki Taufik. Mereka dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Empat tersangka lainnya selaku penerima suap yaitu Kasub Auditorat Jabar III/Pengendali Teknis BPK Perwakilan Jawa Barat Anthon Merdiansyah, Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor Arko Mulawan serta dua pemeriksa pada BPK Perwakilan Jawa Barat ada Hendra Nur Rahmatullah Karwita dan Gerri Ginajar Trie Rahmatullah.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Ade Yasin dkk saat ini sedang ditahan hingga 25 Juni 2022.